Wednesday, July 30, 2008

Skema dan Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Steam power plant atau pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)  merupakan suatu sistem terintegrasi untuk membangkitkan listrik dengan uap air (thermal-mekanis). Biasanya PLTU berada di tepi pantai karena bahan dasarnya adalah air laut yang akan diuapkan. Berikut adalah skema PLTU milik PJB yang ada di Indonesia, sebagai contoh akan dipaparkan PLTU Gresik.

Skema dan Cara Kerja PLTU
Ketarangan gambar:

  1. Circulating water pump, berfungsi untuk memompa air
  2. Desalination evaporator
  3. Destilate pump
  4. Make up water tank
  5. Denim water tank
  6. Condenser
  7. Low pressure heater
  8. Deaerator, untuk mendapatkan tambahan air akibar kebocoran dan juga mengolah air agar memenuhi mutu air ketel (Boiler) berkandungan NaCl , Cl, 02 dan pH.
  9. Boiler feed pump
  10. High pressure heater
  11. Economizer
  12. Steam drum
  13. Boiler
  14. Super heater
  15. Steam turbine
  16. Barge (kapal), alat angkut bahan bakar minyak (BBM)
  17. Pumping house
  18. Fuel Oil Tank
  19. Fuel Oil Heater
  20. Burner
  21. Forced Draught fan, menghasilkan udara untuk pembakaran
  22. Air heater, berfungsi sebagai pemanas udara
  23. Smoke stack, berfungsi membuang sisa gas panas
  24. Generator, menghasilkan energi listrik
  25. Main transformer, untuk transfer energi listrik antar dua sirkuit dengan induksi elektromagnetik.
  26. Switch yard
  27. Transmission line, penyalur energi listrik ke konsumen


Salah satu PLTU yang ada adalah PLTU Gresik yang berada di wilayah kota Gresik, Jawa Timur. Peralatan utama PLTU Gresik adalah Boiler, Turbin dan Generator. Peralatan lainnya adalah Desalination plant, water treatment, Deaerator, dll. Dalam proses produksi energi listrik, Air Tawar yang digunakan sebagai fluida kerja diperoleh dari air laut yang diolah melalui peralatan desalination plant, diolah lagi melalui peralatan water treatment hingga air tersebut memenuhi syarat untuk masuk ke boiler. Air tawar yang memenuhi syarat, disalurkan dan dipanaskan ke dalam boiler dengan menggunakan bahan bakar gas dan atau bahan bakar residu/MFO. Uap kering hasil produksi Boiler dengan tekanan dan temperatur tinggi (superheated) disalurkan ke turbin akan menghasilkan tenaga mekanis untuk memutar generator dan menghasilkan tenaga listrik untuk disalurkan ke sistem Jawa-Bali.
Pada PLTU Gresik, bahan bakar HSD (High Speed Diesel)/ MFO (Marine Fuel Oil) dipasok dengan kapal tanker sedangkan bahan bakar gas (gas alam) dipasok melalui pipa bawah laut yang berasal dari sumur gas Pagerungan (ARCO) dan dari Madura Utara (KODECO). 
Selama satu tahun (data kerja praktek saya tahun 2008), PJB UP Gresik membutuhkan bahan bakar gas 108.739.449 MMBTU, MFO 80.617 Kiloliter, Air penambahan Boiler 360.000 ton dan Air servis 700.000 ton. Air servis berasal dari proses distilasi air laut atau bisa juga menggunakan air PDAM, dan air penambah (make up water) boiler diambilkan dari air distilasi yang diproses menjadi air demineral. Air pendingin kondensor menggunakan air laut dengan sistem sirkulasi terbuka dan satu kali haluan (one through).


Skema dan cara kerja pembangkit listrik jenis lainnya:
- skema dan cara kerja pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) ada disini. 
- skema dan cara kerja pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...