Kalau saja agama menuruti akal,
Semua orang pasti memilih tidur daripada sholat subuh,
Semua orang tidak akan berpuasa ramadhan,
Karena menurut akal makanan adalah sumber energi,
Kalau agama menuruti akal,
Nabi ibrahim pasti tidak akan meninggalkan istri dan anaknya (Hajar dan Ismail) di Makkah,
Sedang dia menuju istrinya yang lain, Siti Sarah...
Nabi Ibrahim pasti juga tidak akan menyembelih putranya nabi Ismail a.s,
Kalau agama menuruti akal,
harusnya kalau ada orang kentut,
yang dibasuh pantatnya,
bukan wajahnya (berwudhu)...
Kalau agama menuruti akal,
Saat ada orang traveling berwudhu,
yang dibasuh harusnya bagian bawah sepatu,
bukan bagian atasnya...
Itu kalau agama menuruti akal,
Letakkanlah akalmu dan yakinlah kepadaNya..
Dan semua akan kelihatan ’masuk akal’ pada akhirnya.
Showing posts with label agama dan logika. Show all posts
Showing posts with label agama dan logika. Show all posts
Thursday, September 05, 2013
Wednesday, June 01, 2011
Beragama dengan Logika
Ada seorang agamis dan atheis berdialog. Dialog tersebut terbagi atas tiga babak, pertama tentang adanya Tuhan, kedua tentang hari akhir dan terakhir tentang agama yang paling benar. Inilah dialog mereka dan silakan anda simpulkan sendiri hasilnya...
Dialog I: Bukti adanya Tuhan
Agamis: Percayakah anda, bila ada orang bercerita bahwa tiba-tiba saja dia melihat sebuah kapal di dermaga tanpa ada yang membuatnya
Atheis: Tentu saja tidak, itu mustahil, tentu saja kapal itu ada yang membuatnya, kemudian baru dilabuhkan di dermaga.
Agamis: Begitulah alam semesta, tidak mungkin ada dengan sendirinya…
Atheis: ….Atheis: Jika Tuhan menciptakan alam semesta, siapa yang menciptakan Tuhan?
Agamis: OK. Jika kita perhatikan setiap tingkatan ada ujungnya. Lihatlah gunung, piramida, dan pohon. Apakah kesemuanya itu tidak terbatas? Disetiapnya pasti ada puncak yang tidak ada lebih tinggi darinya.
Dialog II: Bukti adanya akhirat
Subscribe to:
Posts (Atom)