Thursday, March 14, 2024

Siapa Pencipta Tuhan?

Dalam filosofi, permasalahan siapa pencipta Tuhan (problem of the creator of God) adalah topik perdebatan yang tiada habisnya. Argumennya adalah: "Jika alam semesta diciptakan oleh Tuhan, maka siapa pencipta Tuhan?"

Saya ingin menjawab pertanyaan itu dengan sederhana. Begini analoginya.

Analogi #1

Jika alam semesta, sebagai ciptaan, diibaratkan oleh angka 2, maka sebelum angka dua itu pastilah ada angka sebelumnya, yaitu 1. Angka 2 adalah alam semesta dan angka 1 adalah Tuhan. Lalu, siapa/apa sebelum 1? Tidak ada alias nol, 0. Begitu juga dengan Tuhan, tidak ada penciptanya. 

Analogi #2.

Dari video ini, adanya Tuhan Allah merusak teori sebab-akibat. Karena adanya penciptanya, maka siapa pencipta pencipta? Jawabannya adalah bahwa teori sebab-akibat tidak wajib ada (not necessarily exist). Dari mana hukum sebab-akibat itu berasal? Dari Fisika. Darimana Hukum Fisika itu berasal? Dari Matematika. Jadi pasti ada ujungnya, sebagaimana kita saat ini (fixed ada). Pencipta alam semesta tidak punya pencipta!

Jika semua, anggap, ada sebab-akibatnya, apa sebab dari hukum sebab-akibat (cause-effect relantionship)? Allah!

Thursday, March 07, 2024

Membuat Alias untuk Github Copilot CLI

Untuk membuat alias untuk Github Copilot, misal ?? untuk menggantikan `gh copilot suggest`, beberapa baris alias berikut dapat ditambahkan pada fail `.bashrc`.
alias '??'='gh copilot suggest -t shell'
alias 'git?'='gh copilot suggest -t git'
alias 'explain'='gh copilot explain'
Dengan cara ini kita bisa mempermudah hidup dan menghemat waktu. Berikut contohnya:
bagus@m049:~$ ?? list WAV files less than 1 MB

Welcome to GitHub Copilot in the CLI!
version 0.5.4-beta (2024-01-04)

I'm powered by AI, so surprises and mistakes are possible. Make sure to verify any generated code or suggestions, and share feedback so that we can learn and improve. For more information, see https://gh.io/gh-copilot-transparency

Suggestion:                                                                     
                                                                                
  find . -name "*.wav" -size -1M                                                

? Select an option
> Exit
bagus@m049:~$ git? show history

Welcome to GitHub Copilot in the CLI!
version 0.5.4-beta (2024-01-04)

I'm powered by AI, so surprises and mistakes are possible. Make sure to verify any generated code or suggestions, and share feedback so that we can learn and improve. For more information, see https://gh.io/gh-copilot-transparency

Suggestion:                                                                     
                                                                                
  git log                                                                       

? Select an option
> Exit
bagus@m049:~$ explain "make -j 5"

Welcome to GitHub Copilot in the CLI!
version 0.5.4-beta (2024-01-04)

I'm powered by AI, so surprises and mistakes are possible. Make sure to verify any generated code or suggestions, and share feedback so that we can learn and improve. For more information, see https://gh.io/gh-copilot-transparency

Explanation:                                                                    
                                                                                
  • make is a build automation tool used to compile and build projects.         
    • -j 5 specifies the maximum number of jobs (parallel tasks) that make can  
    run simultaneously. In this case, it is set to 5.  

Wednesday, March 06, 2024

Menggunakan (Mini) Conda Untuk Komersial (Institusi Riset, dll)

Per 30 September 2020, term of service Anaconda berubah; lisensi berbayar dibutuhkan untuk menggunakan Anaconda untuk keperluan komersial (gratis untuk skala kecil, perusahaan kurang 200 orang pekerja). Miniconda dapat digunakan secara gratis, namun setting default dapat menyebabkan akses ke repository berbayarnya (meskipun gratis).

Solusi singkatnya adalah menambahkan `conda-forge` pada channel di `.condarc` untuk menggantikan konfigurasi default. Cek dengan `conda config --show channels` sebelum dan sesudah mengganti channel default (tidak tertulis di `.condarc`) dengan `conda-forge`.

Cek setting default channel:

$ conda config --show channels
channels:
  - defaults

Ganti channel default dengan menambahkan conda-forge di fail `.condarc` (default di direktori home)

 auto_activate_base: false
  channels: 
    - conda-forge

Cek kembali config conda:

$ conda config --show channels
channels:
  - conda-forge
Dengan cara ini, Miniconda dapat digunakan secara sah dan halal. Saya menggunakan Miniconda (daripada Anaconda) hanya untuk membuat virtual environment dengan versi python yang berbeda (misal dengan python3.8, python3.12, dll). Instalasi paket dalam python (seperti Numpy, Pandas) tetap saya lakukan dengan pip, bukan dengan Conda.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...