Thursday, January 24, 2008

”Apa dalilnya?”, ”Cari aja sendiri!”

Musim haji tahun ini telah berakhir, banyak jamaah haji yang sudah berdatangan dari tanah suci, salah satunya adalah ustadku. Sebenarnya beliau sudah datang 5 hari yang lalu tapi aku baru tahu sore tadi dan kebetulan ada temanku yang mengajak sillaturahim ke rumah ustad tsb.

Kami berlima berangkat ke rumah ustad, sampai dirumahnya ada seorang temanku yang bertanya, ”Ustad, tadi waktu saya mau kesini ada yang menanyakan, apa dalilnya mengunjungi orang yang baru pulang dari haji?” 

Dengan enteng ustad menjawab, ”Cari aja dalilnya sendiri”. Beliau pun kemudian melanjutkan, terus apa dalilnya KTP (kartu tanda penduduk) lha wong zaman nabi aja ngga ada KTP ?? Menjawab pertanyaan seperti itu berarti bunuh diri. Seperti halnya seorang tersangka tindak pidana yang ditanya jaksa ataupun hakim. Ketika dia menjawab sebuah pertanyaan maka dia akan dipepet dengan pertanyaan lainnya dan akhirnya dia dinyatakan bersalah.Sama halnya, Apa pernah seorang penjahat menanyai polisi ? pasti polisi yang menanyai penjahat...
 

Dalam hati aku menggumam, tinggi sekali ilmu mantiq ustad ini.Namun ternyata aku malah berbuat kesalahan dengan bertanya apa ada dalil yang menyatakan bahwa orang yang setelah pulang dari haji doanya tidak akan tertolak, tentu saja pertanyaan itu tidak dijawab...
Baru setelah ada pertanyaan yang emang perlu dijawab, Ustad tersebut baru menjawabnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...