Showing posts with label AlQuran. Show all posts
Showing posts with label AlQuran. Show all posts

Sunday, June 05, 2016

Todo List dan Bacaan Ramadhan 1437 H

Sekitar 3 tahun yang lalu, saya membuat daftar-untuk-dilakukan, todo list, untuk Ramadhan saat masih berada di Jepang. I think, I style need that kind of resolution and time management to manage my activity in this Ramadhan 1437 H. Here are my list:
  1. Read the Holy Quran
  2. Read the kitab: Wasiatul Mushtofa
  3. Write the Book: Engineering Math
  4. Packaging recitation of Al-Mathrood for Zekr (and KSU Ayat?)
Mengkhatamkan Quran
Saat ini saya punya 4 buah Quran yang tiap hari saya baca: 2 Quran ada di Rumah, 1 Quran di Kampus dan 1 Quran yang selalu berada di dalam tas untuk mengaji. Dua Quran yang di rumah saya baca secara bergiliran, keduanya saat ini berada di juz 22 dan 23. Satu Quran sudah lebih dari separuh saya baca, kira-kira sampai pada Juz 16. Dan satu Quran terakhir berada di juz 13 yang biasanya saya baca sambil menunggu pengajian dimulai. Jadi saya ingin mengkhatamkan keempat Quran tersebut, atau hampir dua khataman.

Ada tips menarik untuk mengkhatamkan Al-Quran dalam sebulan: tiap selesai sholat fardhu kita baca dua lembar, maka dalam sehari kita mendapatkan satu juz, khatam dalam sebulan. Teknik ini juga di-encourage productive muslim seperti pada gambar dibawah.

Sumber: Productive Muslim

Wednesday, January 22, 2014

Belajar Membaca Al-Quran di Global Quran School

Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat, begitu sabda baginda Nabi. Belajar agama (sebagian ahli berpendapat bahwa yang diwajibkan hanyal ilmu agama saja), juga harus dilakukan dari kecil sampai ajal menjemput. Sebagai usaha untuk mentaati hadist tersebut, meski sudah belajar ngaji Quran sejak kecil, sampai kini saya masih belajar dan akan terus belajar, khususnya belajar Islam dan membaca Quran dengan baik dan benar. Dari orang-tua, TPA, sekolah umum, pesantren hingga beberapa ustadz, ulama dan kyai, saya pernah berguru kepada mereka. Berganti zaman, kini guru ngaji saya bertambah, si internet dengan mbah gugel yang super jenius dan beberapa halaman  (web page) favorit saya. Alquranschool namanya, selain proyek baru ODOJ (OneDayOneJuz) yang juga mulai saya ikuti.

Sertifikat dan Hadiah dari Global Quran School

Saya terkesima dan salut dengan kerja para relawan dari Al-Quran School ini. Saya menyebutnya relawan karena selama saya belajar kepada mereka saya belum pernah membayar sepeser pun. Justru mereka yang datang ke Jepang, mengadakan acara "wisuda" dan memberi sertifikat serta hadiah kepada kami, para muridnya, padahal negeri mereka, Mesir, sedang carut-marut dilanda konflik perebutan kekuasaan. Pada gambar diatas tampak sertifikat yang saya terima, selain hadiah berupa gantungan kunci keren dan mushaf Al-Quran mungil dan ringkas dibawa kemanapun.

Sunday, August 26, 2007

Kecepatan Cahaya itu Relatif...


Berdasarkan perhitungan Dr. Mansour hasab elnaby, seorang ahli fisika Mesir, ddidapatkan bahwa besarnya kecepatan cahaya adalah 299792.5 km/s. Dasarnya adalah surat as-sajdah ayat 5 yang artinya: “Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” sehari adalah Seribu tahun pada ayat tersebut bila dimasukkan dalam persamaan matematis adalah sebagai berikut:

C . t = 12000 . L
C . t = 12000 . (v . T)
C . t = 12000 . (Ve . Cos a . T)
C = 12000 . (Ve . Cos a . T) / t
C = 12000 * 3682.07 km/jam * 0.89157 * 655.71986 jam / 86164.0906 det
C = 299792.5 km/det

Hasil tersebut sangat valid bila dibandingkan dg hasil pengukuran kec cahaya saat ini. Namun di ayat yg lain Allah SWT berfirman: “Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya 50.000 tahun.” Ayat tsb adalah Surat Al-ma'arij ayat 4. Bila makna "sehari yang kadarnya 50.000 th" dimasukkan dalam persamaan matematsi Dr Mansour hassab elnaby maka hasil yg didapatkan adalah 50 kali kec. cahaya semula. Lantas, mana yg betul ? Tentu saja Al-Quran tetap yg paling betul. Dan Einstein keliru kalau dia mengatakan kec. cahaya itu mutlak/absolut/constant. karena berdasarkan perhitungan Al-Quran, Kec. Cahaya itu Relatif...
Next, mungkin dikesempatan yang lain saya bisa menjelaskan dengan lebih detail fenomena diatas.. 

Bersambung disini untuk pembahasan tentang relativitas kecepatan cahaya dalam Al-Quran. Atau download di halaman ini untuk laporan lengkapnya.