Setelah pada posting sebelumnya, saya bercerita tentang metode pemisahan sinyal suara dengan Blind Source Separation atau BSS kali ini saya akan mengulas sedikit tentang metode pemisahan sinyal suara lainnya, yang lebih dekat ke bagaimana sistem pendengaran manusia bekerja memisahkan sumber - sumber suara. Metode itu dinamakan Computational Auditory Analysis atau disingkat CASA yang merupakan representasi komputasional dari ASA (Auditory Scene Analysis).
![]() |
| Skema Arsitektur CASA [1] |
ASA diperkenalkan oleh Al Bregman (psikolog) untuk menjelaskan bagaimana sistem pendengaran manusia bekerja, khususnya dalam memisahkan dan mengidentifikasi lokasi sumber bunyi yang di dengar oleh telinga berdasarkan teori dan eksperimen psikologi terhadap sistem pendengaran manusia. Bregman berpendapat bahwa saat manusia mendengar suara pada dasarnya dia melakukan proses auditory scene analysis. Proses ASA tersebut dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap segmentasi dimana terjadi pengelompokan elemen-elemen akustik berdasarkan time-frequency dan tahap kedua adalah pengelompokan elemen-elemen tersebut berdasarkan sumber-sumber suara yang sama. Skema arsitektur sistem CASA dapat digambarkan pada gambar diatas.


