Alhamudlillah, ini kali keduanya saya ke Italia
dalam tiga bulan ini. Berbeda dengan perjalanan sebelumnya,
perjalanan kali ini lebih smooth karena saya sudah menguasai medan.
Inilah catatan perjalanan yang semoga berguna untuk anda yang akan ke
sana. Oya, tujuan akhir saya sebenarnya bukanlah venice, tapi
Trieste, kota tetangga Venezia alias Venice.
 |
| Kanal Venice |
Surabaya - Jakarta
Seperti biasa, home base keberangkatan saya adalah
kota pahlawan. Karena pesawat dari Jakarta ke Venice via dubai
berangkat sore (jam 17.00) saya memilih penerbangan surabaya-jakarta
di waktu dhuha, yakni sekitar jam 10.00. Berangkat dari rumah sekitar
pukul 7.30 sambil memulai aktivitas sabtu pagi menambah semangat
perjalanan saya saat itu. Saya memilih citilink sebagai maskapai yang
saya gunakan dari Surabaya ke Jakarta karena bisa diandalkan,
kalaupun molor (telat/delay) juga masih dalam hitungan menit, berbeda
dengan maskapai sebelah yang telatnya unlimited. Karena bukan
connecting flight (Sby-Jkt) waktu keberangkatan ini harus
diperhitungkan agar punya waktu untuk mengambil bagasi dan pindah
terminal, idealnya minimal 2-3 jam. Dhuhur saya sampai jakarta, ambil
bagasi, naik shuttle bis dan masih punya waktu untuk wifi-an sebelum
check in.