Psychophysics, bisa diterjemahkan sebagai psikofisika, adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan
stimulus dan
sensasi. Contoh disiplin ilmu psikofisika ini adalah
auditory scene analysis, metode yang diusulkan untuk memahami bagaimana sistem pendengaran manusia mampu fokus pada target suara padahal banyak sumber bising disekitarnya (bubble noise). Bruce (1996) menyatakan definisi psikofisika:
the analysis of perceptual processes by studying the effect on a
subject's experience or behaviour of systematically varying the
properties of a stimulus along one or more physical dimensions. Khaleefa (1999) menjelaskan lebih detail perbedaan psikofisika dengan psikologi:
The area into which psychologists study the link between variation in
physical dimension and psychological dimension is called psychophysics,
and the methodology used to describe this link is termed experimental psychology.
 |
| Cover "Element of Psychophysics", sumber: Internet Archieve |
Ketika kita belajar suatu disiplin ilmu, ada baiknya siapakah peletak dasar ilmu tersebut. Bagaimana dengan psychophysics?
Adalah Gustav Theodor Fechner, ilmuwan Jerman yang hidup pada 19 April 1801 hingga 18 November 1887. Dia disebut-sebut sebagai pendiri psikofisika dan psikologi eksperimental. Oya, psikofisika selalu digandengkan dengan psikologi eksperimental karena eksperimen untuk mendapatkan data psikofisika adalah eksperimen psikologi. Benarkah Gustav Fechner adalah pendiri psikofisika?