| Di Dalam Shinkansen Nozomi N700 |
Ceritanya, beberapa saat sebelum sampai di Tokyo station (東京駅) saya ganti kereta (norikai - のりかい) di stasiun shinagawa, padahal waktu itu sudah masuk dhuhur. Di kereta yang baru, JR Local, karena berdesak-desakan, akan lebih sulit untuk menunaikan sholat. Pun ketika ganti kereta lagi di Ikebukuro menuju fujimino (kawagoe) dan akhirnya berhenti di stasiun tujuan, kami-fukuoka. Di Kawagoe (Saitama-ken), sebenarnya pun bisa izin sholat, tapi sekali lagi karena sendiri dan baru pertama kali datang masih "malu dan sungkan", sampai acara berakhir sekitar pukul 16.00 JST, ibadah dhuhur - ashar belum tertunaikan. Menuju Tokyo station dengan JR Local, kereta (yang rute-nya melingkar) masih berdesak-desakan (pemandangan yang lazim di stasiun-stasiun sekitar Tokyo, seperti juga terlihat di sini), dan masih belum berani menunaikan sholat di tempat tersebut. Ah, nanti saja, pikirku saat itu, padahal waktu sudah jam 5-an sore, kurang dari dua jam lagi sudah maghrib. Akhirnya, kami sampai di Tokyo station, tak lupa saya alasan ke toilet untuk mengambil air wudhu sebelum bertemu teman yang sudah menanti. Setelah itu, kami menuju cafe di dalam stasiun Tokyo untuk bicara tentang pekerjaan, dilanjutkan makan malam di 御食事処 yang juga berada di dalam stasiun Tokyo. Saya googling "prayer room tokyo station", tapi saya tidak menemukannya.