![]() |
| Partisi data Training, Validasi, dan Test (sumber gambar: disini) |
Merujuk pada StackOverflow:
![]() |
| Partisi data Training, Validasi, dan Test (sumber gambar: disini) |
x = np.random.random(size=(32, 10, 16)
model0 = Sequential() model0.add(Dense(8, input_shape=(10, 16))) model0.summary()Hasilnya adalah sebagai berikut,
Model: "sequential_6" _________________________________________________________________ Layer (type) Output Shape Param # ================================================================= time_distributed_1 (TimeDist (None, 10, 8) 136 ================================================================= Total params: 136 Trainable params: 136 Non-trainable params: 0Bedakan dengan ini,
model1 = Sequential() model1.add(Dense(8, input_shape=(10, 16))) model1.summary()Hasilnya,
Model: "sequential_5" _________________________________________________________________ Layer (type) Shape Param # ================================================================= dense_3 (Dense) (None, 10, 8) 136 ================================================================= Total params: 136 Trainable params: 136Apa perbedaannya? Tidak ada. Saya juga bingung. Mari kita cari contoh lain, dari machinelearningmastery.
![]() |
| Pengenalan emosi penelepon secara otomatis oleh Artificial Intelligence (AI) Sumber:https://medium.com/@alitech_2017/voice-based-emotion-recognition-framework-for-films-and-tv-programs-2a6abbb77242 |
![]() |
| Diagram blok pengenalan emosi dari sinyal wicara |
import numpy as np x_train = np.arange(0, 10.01, 0.01) y_train = 2*x_train + 3 #**2 + 3
model = Sequential() model.add(Dense(XX, input_dim=Y) model.add(Dense(Z)) model.compile(loss='nama_loss_function', optimizer='nama_optimizer', metrics=['nama_metrik']) model.fit(training_input, training_ouput, epochs=AA)
model = Sequential()
Dense: Menambahkan unit atau node beserta argumennya, dari satu layer ke layer selanjutnya. Dengan kata lain, "fully-connected layer", atau "feed forward network", atau "multi-layer perceptron".
Contoh:
model.add(Dense(32, input_dim=2)Kode di atas membuat layer dengan jumlah 32 unit dan 16 unit input. Jumlah learnable parameternya adalah 16*32+32 = 544. Check dengan
model.summary(). Jika kita tambahkan lagi,model.add(32)Maka sekarang kita mempunyai dua layer yang masing-masing berisi 32 unit. Total learnabale parameternya adalah 544+ (32*32+32) = 1600. Check dengan kode yang telah diberikan di atas.
model.compile(loss='binary_crossentropy',
optimizer='adam',
metrics=['accuracy'])
Fit: Mencari hubungan input dan output data, dengan kata lain: membangun/melatih model.model.fit(train_input, train_output, batch_size=16, epochs=500)