Penemuan Linus tersebut melengkapi upaya RMS (Richard M. Stallman) yang sejak tahun 1983 memulai proyek GNU di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan selama kurun waktu itu pula, mentok dalam pembuatan kernel. Kernel yang merupakan inti dari sebuah sistem operasi, penghubung hardware dan software komputer, merupakan permasalahan terakhir dari proyek GNU. Kernel Linux yang kemudian dilisensikan GPL (General Public License), mensyaratkan semua program turunannya juga berlisensi GPL. Sejak itulah, bermunculan sistem operasi GNU/Linux seperti Slackware, Debian, Redhat, dan sang fenomenal: Ubuntu.
Showing posts with label technology. Show all posts
Showing posts with label technology. Show all posts
Tuesday, September 06, 2011
20 Tahun Linux OS : Menuju Kebebasan ber-OS
Dua puluh tahun yang lalu, 5 Oktober 1991, seorang mahasiswa sarjana (undergraduate) di University of Helsinki, Finlandia, mengumumkan sebuah karyanya. Karya tersebut tidak untuk diikutkan lomba atau sejenisnya, namun murni ingin mendapat apresiasi dan masukan dari orang-orang yang mencobanya. Dia mengumumkan di sebuah newsgroup bahwa dia telah berhasil menciptakan sebuah sistem operasi sederhana yang dikembangkan dari UNIX. Di newsgroup tersebut, dia menulis seperti ini: “Hai kalian di sana para pengguna minix – saya membuat sistem operasi bebas (hanya untuk hobi, tidak sebesar dan se-profesional GNU)…”
Email tersebut disambut antusias oleh berbagai banyak orang di dunia, terlebih Linus menyertakan kode sumbernya (source code) sehingga dapat dimodifikasi dan dihasilkan sistem operasi baru ala pembuat kodenya.
Penemuan Linus tersebut melengkapi upaya RMS (Richard M. Stallman) yang sejak tahun 1983 memulai proyek GNU di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan selama kurun waktu itu pula, mentok dalam pembuatan kernel. Kernel yang merupakan inti dari sebuah sistem operasi, penghubung hardware dan software komputer, merupakan permasalahan terakhir dari proyek GNU. Kernel Linux yang kemudian dilisensikan GPL (General Public License), mensyaratkan semua program turunannya juga berlisensi GPL. Sejak itulah, bermunculan sistem operasi GNU/Linux seperti Slackware, Debian, Redhat, dan sang fenomenal: Ubuntu.
Penemuan Linus tersebut melengkapi upaya RMS (Richard M. Stallman) yang sejak tahun 1983 memulai proyek GNU di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan selama kurun waktu itu pula, mentok dalam pembuatan kernel. Kernel yang merupakan inti dari sebuah sistem operasi, penghubung hardware dan software komputer, merupakan permasalahan terakhir dari proyek GNU. Kernel Linux yang kemudian dilisensikan GPL (General Public License), mensyaratkan semua program turunannya juga berlisensi GPL. Sejak itulah, bermunculan sistem operasi GNU/Linux seperti Slackware, Debian, Redhat, dan sang fenomenal: Ubuntu.
Subscribe to:
Posts (Atom)