Wednesday, March 23, 2011

Solve Screen Flicker Ubuntu on eMachines Laptop


When I start using Ubuntu Linux, some years ago I have no problem on it. Firstly, I use Ubuntu 9.04 Jaunty jackalope on my eMachines. Then, I update on Ubuntu 10.04 Lucid Lynx and the problem was appeared. Every minutes, my display getting flicker and it really annoyed me. After trying some methods, I get this problem goes away. My eMachines is D275, and it might works for other eMachines types or maybe for other laptops which has screen flickering.
To solve that problem, just open your apt.conf, the code is listed here,

sudo nano /etc/apt/apt.conf

Find this or similar on your grub.cfg (use: sudo nano /boot/grub/grub.cfg)

Monday, March 21, 2011

Memadukan tilda dan byobu pada start up application


Masih berkutat pada terminal, kali ini saya akan menjelaskan cara untuk me-load tilda dan byobu pada start up application, jadi setelah proses start up komputer, kita tinggal menekan short cut untuk memanggil tilda sekaligus byobu.
Ok, tools yang perlu disiapkan adalah tilda dan byobu, pakai apt-get saja:
sudo apt-get install tilda byobu
Oya, yang belum tahu apa itu tilda dan byobu, berikut definisi dari man page-nya:

Tilda is a terminal emulator taking after the likeness of many classic terminals from first person shooter games, Quake, Doom and Half-Life (to name a few), where the terminal has no border and is hidden from the desktop until a key is pressed. “

Byobu is a script that launches GNU screen in the byobu configuration. This enables the display of system information and status notifications within two lines at the bottom of the screen session. It also enables multiple tabbed terminal sessions, accessible through simple keystrokes.

Wednesday, March 09, 2011

Pemrograman Java di Ubuntu Linux: Hello Word!

Meski bukan orang informatika atau teknik komputer, tak ada salahnya kita belajar pemrograman. Kali ini saya akan mendemontrasikan bagaimana pertama kalinya saya memulai pemrograman Java di Ubuntu Linux. 

Ada dua cara untuk memprogram (coding) Java di Ubuntu Linux dan Sistem Operasi Linnya, yakni secara text-based atau disebut juga command line serta lewat grafis (graphical-based) melalui IDE. Pada pemrograman Java di Ubuntu Linux kali ini saya akan memakai mode text-based atau lewat terminal / konsole yang menjadi kekuatan dari Sistem Operasi berbasis Linux seperti Ubuntu Linux. Jika memprogam Java dengan grafis, anda bisa mencoba menginstall Eclipse atau Netbeans atau yang lain. Dua yang saya sebutkan tadi merupakan IDE (integrated Development Environment) untuk pemrograman Java yang bisa diinstall baik di Windows OS maupun Linux.  

Baiklah, saya akan memulai dengan dasar pemrograman yakni menampilkan "Hello word" dengan pemrograman Java di Ubuntu mode text atau terminal.

Langkah 1: Tulis Code Java di text editor Ubuntu Linux, bisa Gedit, nano, VIM atau yang lainnya, kemudan simpan text tersebut dalam ekstensi .java (contoh hello.java). Untuk latihan, tulis saja text yang terlihat di gambar berikut ini (klik untuk memperbesar).

Fig 1. Menulis program Java code di Gedit Ubuntu Linux
Selanjutnya...

Tuesday, March 08, 2011

Enable shell escape: Cara agar gambar berekstensi eps dapat di compile di pdfLatex

Akhirnya masalah satu ini terselesaikan, dan ternyata cukup mudah. Tak perlu menginstall Texmaker dan atau Emacs, cukup Gedit aja (my second favourite editor). Hanya perlu merubah satu huruf di file setting pdfLatex. Tentunya, masih dengan OS Linux, caranya cukup sederhana, sesederhana berikut ini:
  1. Buka file texmf.cnf di /etc/texmf/ atau di /usr/share/texmf/web2c, sama aja kedua file tersebut karena yg satu ng-link ke yang lain. Tentunya anda harus bertindak sebagai root.
  2. Cari file shell_escape=p ganti dengan shell_escape=1, kemudian save, jika anda bukan root anda tidak akan dapat menyimpannya.
  3. Di header file latex anda, tambahkan paket berikut:
    • \usepackage[pdftex]{graphicx}
    • \usepackage{epstopdf}
  4. Now images with file name extension .eps are detected and supported using
    \includegraphics (maaf, males translate-nya, intinya sekarang anda bisa menggunakan file .eps dalam pdfLatex anda). Selamat berkarya!!

Thursday, February 24, 2011

Menghapus Data My Recent Document di Windows

Adakalanya di suatu kesempatan, kita membuka file-file di laptop/PC milik orang lain. Nah, setelah kegiatan spionase kita selesai, kita tidak ingin, aktivitas kita tersebut diketahui pemilik PC/Laptop yang bersangkutan, nah, kita perlu menghilangkan list di My recent document agar aktivitas terakhir kita tidak diketahui. Bagaimana caranya...?

Caranya....
1. Masuk ke Windows Explorer
2. Klik tools > option > view, centang show hidden files and folder.
3. Masuk ke Document Setting, klik user anda yang sedang aktif (lihat di start taskbar), hapus semua file di folde My recent document.

Selesai, kegiatan spionase anda di laptop/PC orang lain tidak meninggalkan jejak, kecuali laptop/PC tsb dipasangi aplikasi spy. Be careful!!

Wednesday, February 23, 2011

Setting Xterm di Ubuntu Linux


Katanya dan katanya, Xterm merupakan terminal/console paling ringan dan cepat (light and fast) di Unix/Linux (pas banget dengan saya yang mengutamakan performance). Selain Tilda dan Gnome terminal, ada baiknya kita gunakan Xterm untuk keperluan tertentu yang membutuhkan kecepatan.

Ok, mari kita mulai tutorial perdana di label GNU/Linux ini.

  1. Pertama, saya lebih suka memakai shortcut untuk membuka Xterm (instead from menu), cukup simple untuk membuat shortcut di Ubuntu, klik aja: System > Preferences > Keyboard shortcut.
    Saya memakai shortcut Ctrl + Esc (Control dan Escape ditekan bersamaan).
  2. Untuk mengatur konfigurasi font Xterm, ketik di Gnome terminal (atau Tilda): xfontsel , nah disitu settingan font Xterm, silakan di utak-atik sendiri : -fndry-fmly dst.
    Karena saya hanya ingin merubah ukuran font di xterm, maka settingan yg saya dapatkan adalah sebagai berikut:
    -*-*-medium-*-*-*-18-*-*-*-*-*-*-* -geometry 70x24
    
    -geometry digunakan untuk merubah ukuran window Xterm,
    parameter font di depannya bisa anda utak atik sendiri.
  3. Untuk merubah background dan foreground Xterm, gunakan perintah -fg color -bg color, sebagai contoh -fg green -bg black, kenapa saya suka warna itu? Karena itu warna terminal para hackers.
  4. So, perintah (command) yg kita tambahkan di shortcut akhirnya menjadi berikut:
    xterm -font -*-*-medium-*-*-*-18-*-*-*-*-*-*-* -geometry 70x24 -fg green -bg black

Jadilah tampilan Xterm saya menjadi begini.. (jalankan shortcut yg telah dibuat, Ctrl+Esc)...

Menambah Window Xterm baru dengan screen
Defaultnya, Xterm tidak menyertakan fasilitas untuk menambah tab, sebagai alternatif, anda dapat menggunakan (GNU) screen untuk menambah window xterm baru dalam satu window, ketik di Xterm: screen
Setelah anda tekan enter, keliatannya kembali ke Xterm sebelumnya, namun anda sebenarnya telah masuk screen. coba tekan Ctrl+a+c untuk menambah window xterm baru, dan tekan Ctrl+a+p untuk kembali ke Xterm sebelumnya. Simple bukan...? beberapa window xterm dalam satu window.
Silakan dicoba, Gudlak!

Saturday, October 23, 2010

Anatomi Al-Ghozali

Anatomi merupakan sebuah bidang khusus yang mempelajari struktur tubuh manusia seperti sistem kardivaskuler, sistem pencernaan, endokrin, dan lain-lain. Anatomi manusia atau disebut antopotomi adalah salah satu cabang anatomi yang secara khusus membahas sistem-sistem dalam tubuh manusia.

Ilmuwan ternama al-Ghazali pernah berujar, pelajari anatomi secara mendalam, manusia akan mengetahui fungsi seluruh organ tubuh dan struktur tubuh. Ujaran al-Ghazali ini seakan menjadi langkah awal ilmuwan Muslim mendalami anatomi tubuh, atau banyak kalangan menyebutnya pula sebagai ilmu urai tubuh [1].


Minat akan bidang ini tumbuh pesat hingga menjelma sebagai sebuah spesialisasi dalam kedokteran Muslim. Lewat Ihya Ulumuddin (The Revival of the Religious Science), Al-Ghazali tak hanya mengurai seluk-beluk aspek pengobatan. Ia memaparkan pula bahwa telah berabad-abad lamanya para dokter Muslim menguasai pengetahuan tentang anatomi dan fisiologi.

Termasuk kaitan kedua ilmu tersebut dengan ilmu bedah. Al-Ghazali menjelaskan, tanpa mengetahui struktur anatomi, sulit melakukan operasi pembedahan. Selama ini, ia dikenal sebagai sosok yang menguasai berbagai disiplin ilmu. Di bidang bedah dan anatomi, keahliannya sangat disegani.

Ia merumuskan filosofinya sendiri mengenai hal itu. Bagi dia, operasi bedah harus mampu mengembalikan fungsi anatomi atau organ tubuh yang rusak. Pemikirannya ini selanjutnya menginsipirasi para praktisi medis setelah masanya. Anatomi memikat hati para dokter Muslim. Terbukti banyak yang ikut bergabung untuk mendalami anatomi.

Wednesday, August 25, 2010

Kajian Qurani terhadap Absolutisme Kecepatan Cahaya


Dr. Mansour Hassab ElNaby, seorang ahli fisika dari Teknik Mesin Mesir, menghitung besarnya nilai kecepatan malaikat ini berdasarkan kitab suci Al-Quran yang telah diturunkan 14 abad yang lalu. Dalam Q.S As-Sajdah ayat 5 Allah berfirman:





Artinya:
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu" [32:5]

Pada ayat tersebut Jarak yang dicapai Sang Urusan (yang ditafsirkan sebagai malaikat) selama satu hari sama dengan 1000 tahun atau 12000 bulan. Sehingga,
C.t = 12000.L
Dimana kecepatan malaikat adalah C (kecepatan cahaya), t adalah waktu dalam satu hari dan L adalah panjang rute edar bulan selama sebulan.
Panjang L yang dipakai adalah berdasarkan system sideral yang didasarkan atas pergerakan relative bulan dan matahari terhadap bintang dan alam semesta.
1 hari = 23 jam 56 menit 4.0906 detik
= 86164.0906 detik
1 bulan = 27.321661 hari.

Selanjutnya dapat diperhatikan ilustrasi berikut:


Gambar 2.2 Ilustrasi perhitungan kecepatan cahaya
(Sumber Gb: M Zuhdi (slide presentasi pps))

Untuk mengitung L digunakan rumus L = v x T dimana v adalah kecepatan bulan dan T adalah periode revolusi bulan ( 27.321661 hari). Einstein mengusulkan bahwa kecepatan v ini dihitung dengan mengalikan kecepatan relati bulan terhadap bumi (Ve) dengan cosinus a (perbandingan peridode bulan dg matahari dikalikan 360 derajat=26.92848o), sehingga:
v = Ve * Cos a , dengan Ve = 2 . p . R / T
dimana R = jari-jari revolusi bulan = 384264 km
T = periode revolusi bulan = 655.71986 jam

Jadi,
C . t = 12000 . L
C . t = 12000 . (v . T)
C . t = 12000 . (Ve . Cos a . T)
C = 12000 . (Ve . Cos a . T) / t
C = 12000 * 3682.07 km/jam * 0.89157 * 655.71986 jam / 86164.0906 det
C = 299792.5 km/det

Padahal, ayat tentang kecepatan cahaya (malaikat) tidak hanya terdapat dalam surat Al-Ma'arij,dalam ayat yang lain yakni Al-Ma'arij ayat 4 Allah berfirman:

Wednesday, July 01, 2009

Kunci Langit & Bumi

Lama tidak mengunjungi blog ini, lama juga tidak nulis. OK, kembali ke tema awal blog ini, tentang Al-Qur'an dan Sains, kali ini lebih tentang tafsir Al-Quran.

Pada surat Az-zumar ayat 63 Allah SWT berfirman:
لَهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآَيَاتِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Artinya:
Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi.

Apakah maksud "Kunci-kunci langit dan Bumi" pada ayat tersebut..?

Ayo yang punya kitab Tafsir dibuka tafsir dibuka: Ibnu Katsir, Jallalain atau yang lain. Yang punya maktabah syamilah di laptop/PCnya juga silakan dibuka atau dicari, disitu lebih lengkap.

Alkisah, sahabat Usman bin 'Affan ra-lah yang pertama kali menanyakan maksud "Kunci-kunci langit dan Bumi" pada ayat tsb. Rasulullah SAW menjawab, bahwa yang dimaksud kunci-kunci langit dan bumi pada ayat tersebut adalah sebagai berikut (menurut salah satu tafsir),


Rasulullah SAW menambahkan, barang siapa membaca kalimat tersebut maka akan mendapatkan beberapa fadilah sebagai berikut:

Thursday, June 25, 2009

Enakan Hidup Begini...

Enakan hidup gini, bangun subuh, trus subuhan di Masjid. Pulang, ndaras Al-Qu’an sebentar. Keluarkan sepeda dari tempatnya, cabut. Saat hari masih pagi, kau bebas mengebut motormu, menarik gas sekencang-kencangnya. Masih pagi, jalanan masih sepi, tanpa polusi dengan udara segar, tarik nafasmu dalam-dalam sebelum lingkungan dipenuhi asap knalpot....

Tiap hari, ku pergi mengaji. Kadang ma teman, tapi lebih sering sendirian. Kadang ngonthel (on Friday), tapi lebih sering naik sepedah motor. Pagi selalu tunjukkan sesatu yang baru, pagi selalu menakjubkan... (Rugilah engkau yang jarang bangun pagi!!).

Pulang ngaji, biasanya cangkru’an (on Sunday). Ada ‘Om Gendut’ yang selalu menraktirku/mengajakku coffee morning, lebih tepatnya bukan ngopi karna yang diminum bukan kopi, tapi Jahe. Jahe ter-enak yang pernah kuminum. Satu gelas penuh, aku ragu juga itu bukan jahe, soalnya ampasnya lembut. Menikmati keceriaan pagi di kawasan Arab plus-plus (plus madura, plus jawa) di daerah Ampel, sambil menikmati lezatnya gorengan, roti maryam, martabak dan masih banyak lagi. Ah, ngapain harus kuingat nama makanan itu, yang penting enak dan.......gratis.

Nyampai di rumah jam 6-an, hidupkan komputer, ngelanjutin yang tadi malam. Segelas kopi menemaniku, yang ini benar-benar kopi, moccachino (made by my aunt). Satu jam kemudian, komputer kumatikan, bersiap ‘ngaji’ lagi (on Sunday). Berada dalam majelis ilmu, meresapi kedalaman makna kitab para sufi, membuatku berasa di Surga. Namun, saat pengajian selesai rasanya turun lagi ke dunia yang fana ini. Kapan aku bisa benar-benar ke surga...? (Ya Allah, jadikanlah hambamu ini ahli surga, Allahumaj’alna min ahlil jannah...).

Kembali dari pengajian sekitar jam 9 pagi, dhuha, dan kuhidupkan komputer lagi tuk ‘kerja’. My room is my Labs. Aku Cuma butuh soundcard terbaik dengan processor tercepat. Aku menikmati ‘kerja’-ku, sesekali googling mencari info terbaru. Always connected, katanya Nokia....

Jam 11 kembali komputer kumatikan. Berangkat ke kantornya Pak Polisi dan ngaji bersamanya di Masjid Polwiltabes Sby (on Wednesday). Alhamdulillah, ustadz-ku mampu merambah kaum militer negeri ini, biar mereka juga belajar agama, gak cuma bisa nembak doank. Tepat setelah dhuhur pengajian dimulai, di antara jeda istirahat, biar gak nganggu mereka...

Pulang ngaji, kembali komputer kuhidupkan. Kali ini lebih nyantai (seperti saat ini :-D), ngecek2 file, kali aja ada yang menarik belum terbaca. Masih sambil browsing, menunggu ashar. Setelah ashar pengajian di rumah sendiri (on Sunday), gak perlu kemana-mana, tapi perlu menata rumah: kursi2, masang karpet, sound dll. Meski gak kemana-mana tpi lebih capek, sendirian lagi. Kadang ngeluh, tapi lebih banyak senangnya....

Selesai pengajian habis ashar, langsung dilanjutkan pengajian sebelum maghrib. Kalau pengajian sebelumya kebanyakan ttg Tafsir, kali ini Bhs Arab (Nahwu-Shorof), ‘Alat untuk memahami tafsir itu sendiri. Nahwu-shorof dalam ilmu agama layaknya matematik dalam sains (as a tools). Kalau kita bisa menguasai matematik, kita bisa menguasai semua ilmu tanpa terkecuali. Begitu juga kalau kita menguasai nahwu, kita bisa belajar kitab-kitab agama dengan membaca dan memahaminya sendiri. Tentu, belajar dengan seorang guru itu harus dan lebih baik...

Ba’da magrib ada pengajian lagi (everyday except sunday). Sampai isya’ kuhabiskan di tempat itu, mendengar kisah para Nabi, kisah kaum terdahulu dan nasihat-nasihatnya. Yang pasti, disetiap pengajian ada makanannya, entah itu nasi kebuli, lontong sayur, gorengan dll. Juga ada minumannya: kopi teh dll.

Ba’da Isya ku mulai kerja lagi, ngedate dengan komputer lagi (ngedate kuk tiap hari...D), sampai tengah malam. Pastinya lagi diselingi sms-an, chattingan dan full musik (kadang juga tilawah). Melewati tengah malam, kumatikan komputer. Tidur, berharap esok (maksudnya hari itu) bisa bangun sebelum subuh.......zZZzz...zzZZzzz....zZz.......

Enakknya hidup gitu, andaikan bisa tiap hari. Rezeki datang tiap hari, tanpa dicari dan dinanti...just ngaji and ngaji........:D

SURABAYA, 2005-2009.

Friday, May 01, 2009

Pengolahan Sinyal Akustik

Ada beberapa cara untuk merekam dan menganalisa sinyal suara dengan software Matlab. Untuk perekaman, bisa melalui daq toolbox (data acquisition), perintah wavrecord serta audiorecorder. Semua teknik tersebut mensyaratkan adanya souncard yang telah terpasang, baik internal maupun eksternal.

Berikut proses perekaman dengan perintah wavrecord:

>> Fs=8000;   % deklarasi frekuensi sampling
>> y=wavrecord(5.0*Fs,Fs); % merekam suara selama lima detik
>> figure(1);
>> plot(y);    % menggambar bentuk gelombang
>> wavwrite(y,Fs,'aiueo.wav') % menyimpan file .wav

hasil perintah diatas adalah sebagai berikut:
Gb.1 Waveform Sinyal Akustik


Gambar diatas adalah plot sinyal suara dalam domain waktu yang biasa disebut waveform. Pada Matlab, amplitudo sinyal akan dibatasi pada range [-1 1] dikarenakan ini adalah sinyal teganan yang dinormalisasi (encoding PCM) dan tidak bersatuan. Sedangkan pada sumbu-x grafik diatas adalah masih dalam sample point (jumlah sample) bukan dalam satuan detik. Untuk menjadikan sumbu-x menjadi detik, maka dapat kita definisikan variabel t sebagai berikut,

t = 1/Fs:1/Fs:length(y)/Fs;
plot(t,y)

Simple bukan..? Next analysis....

Analisis

Hampir semua analisa sinyal dilakukan dalam domain waktu dan frekuensi, karena itulah disebut time-frequency analysis. Dalam domain waktu, sinyal digambarkan dengan bentuk waveform dimana sumbu-x menunjukkan time dan sumbu-y menunjukkan besarnya amplitude tiap waktu. Bentuk ini kadang kurang informatif karena kita tidak bisa mengetahui besarnya magnitude tiap waktu. Untuk itu diperlukan sebuah transformasi yang mampu mengubah waveform menjadi spectrum, dimana tiap komponen frekuensi akan terlihat jelas. Nah, Fourier Transform merupakan tranformasi yang dapat melakukan hal ini. Apalagi ditambah dengan adanya FFT atau Fast Fourier Transform, maka waktu komputasi akan menjadi lebih cepat sehingga memudahkan analisa sinyal suara. Output dari FFT berupa spectrum yang menggambarkan grafik frekuensi dengan magnitudo.

Berikut cara mengubah waveform dari sinyal y hasil perekaman menjadi spectrum dengan teknik sekaligus perintah fft:

Sunday, March 22, 2009

Adakah Self Control System?

Pada tulisan terdahulu, saya pernah memaparkan tentang konsep Self Control System disini . Tulisan saya tsb masih asal-asalan sbg seorang yang baru belajar ilmu kontrol, nah pada kesempatan ini saya akan menyampaikan langsung dari pakarnya, Adakah sistem yang mengontrol dirinya sendiri?

Sistem pengendalian mulai dari sistem mekanik, pneumatis, elektronik sampai optoelektronik dengan menggunakan algoritma mulai dari on/off, PID, Fuzzy Logic, Neural Network, dst serta berbagai strategi pengendalian baik yang adaptif maupun tidak, semuanya hanya bisa mengendalikan sesuatu yang sejajar atau lebih rendah dari sistem pengendalian itu sendiri.

Ada bagian dari sistem pengendali yang harus diterima dari pihak yang lebih tinggi. Pada sistem pengendalian satu loop yang tidak adaptif maka setpoint dan tuning/setting harus diberikan oleh manusia, dan pada sistem yang adaptif hanya setpoint saja yang harus diberikan, karena tuning pengendali akan dilakukan sendiri oleh sistem pengendali sesuai dengan kondisi/karakteristik plant.

Tanpa setpoint yang benar maka semua usaha pengendali, walaupun terbaca error sama dengan nol tetap saja tidak ada artinya, karena kebenaran yang didapat belum tentu sama dengan kebenaran yang diharapkan pada sistem yang lebih tinggi.

Pada sistem real tak ada sistem yang hanya terdiri dari satu loop, multiloop yang saling berinteraksi secara kompleks. Terkadang setpoint suatu loop datang dari loop yang lain disebut pengendalian cascade, terkadang dia membantu loop lain terhadap ganguan untuk mempertahankan kondisi sesuai setpoint disebut pengendali feed forward, terkadang dia berbagi output untuk mempertahankan sebuah setpoint disebut pengendali split range dan ada yang berbagi perbandingan pengukuran berdasarkan setpoint disebut pengendali rasio...

Sunday, March 01, 2009

Pendakian Gunung Welirang

Beberapa bulan yang lalu kulakukan lagi sebuah perjalanan. Tidak berapa lama setelah perjalan mengelilingi Lumajang. Perjalanan mengunjungi tetangga G. Arjuna, yakni G Welirang. Simak saja cerita temanku tentang perjalanan itu:
(sebenarnya pengen cerita sendiri, eh ternyata udah ada temanku yang nulis cerita perjalanannya, ya copas aja lebih mudah....:-) )
Berfoto di Pos Ijin Pendakian Gunung Welirang, Tretes
Here is the story...

Salam Speech at Nobel Banquet

Pada perjamuan Nobel 1979, Prof. Abdus Salam memberikan sambutannya sebagai berikut:
Your Majesties, Excellencies, Ladies and Gentlemen,
On behalf of my colleagues, Professor Glashow and Weinberg, I thank the Nobel Foundation and the Royal Academy of Sciences for the great honour and the courtesies extended to us, including the courtesy to me of being addressed in my language Urdu.
Pakistan is deeply indebted to you for this.
The creation of Physics is the shared heritage of all mankind. East and West, North and South have equally participated in it. In the Holy Book of Islam, Allah says
"Thou seest not, in the creation of the All-merciful any imperfection, Return thy gaze, seest thou any fissure. Then Return thy gaze, again and again. Thy gaze, Comes back to thee dazzled, aweary." This in effect is, the faith of all physicists; the deeper we seek, the more is our wonder excited, the more is the dazzlement for our gaze...

Thursday, February 05, 2009

Blind Source Separation (BSS)

Penelitian pada bidang teori informasi dan pemrosesan sinyal salah satunya menuju pada pengembangan algoritma Blind Source Separation (BSS). BSS adalah teknik mengekstrak sinyal menjadi komponen individunya dari output pengukuran dimana output yang terukur hanyalah jumlahan dari beberapa sumber yang berbeda tanpa mengetahui sumber itu sendiri. BSS merupakan teknik yang lazim dipakai pada telekomunikasi nirkabel, dimana pengguna (telpon genggam, internet nirkabel dll) selalu terhubung pada antena (sensor) terdekat. Tugas sensor adalah memisahkan antara pengguna satu dengan yang lain sehingga pesan yg dikirim tidak salah alamat. Secara garis besar, BSS merupakan teknik untuk memisahkan jumlahan dari sinyal output tanpa mengetahui karakteristik dan jumlah sumbernya. Berdasarkan statistik sinyal masukan maka dapat ditentukan komponen-komponen sinyalnya. BSS memanfaatkan perbedaan sifat sinyal sebelum terdeteksi sensor dan memanfaatkan informasi yg diperoleh akibat perbedaan sudut datang dan jarak tempuh pada sensor. Perbedaan sifat sinyal pada sensor pertama dan sensor ke-n (dimana n adalah integer dan jumlah sensor) dipilah berdasarkan sifat statistik sinyal (independensi). Gambar 1 menunjukkan proses jumlahan sinyal suara dari dua sumber (s1 dan s2) yang ditangkap oleh sensor (x1 dan x2).
Gambar 1 Jumlahan Sinyal akustik

Tujuan dari algoritma BSS adalah bagaimana mendapatkan sumber s1(t) dan s2(t) dari output pengukuran sensor x(t). Secara matematis, jumlahan sinyal akustik diatas dapat diformulasikan:
xi(t)= A*sn(t)+n(t)..............................................................(1)

diamana x=[x1,x2,...xm]T adalah vektor yang mewakili sinyal terukur xi, s=[s1,s2,...,sn] adalah vektor yang mewakili sumber (m ≥ n). A adalah matriks jumlahan yang menduduki kolom penuh. BSS digunakan untuk menemukan matriks A-1, karena A-1x sama dengan matrik sumber s dengan x terukur (Zhou, 2007).
Bila noise (n(t)) pada persamaan 1 diatas diabaikan (sama dengan nol) maka persamaan tersebut dapat disederhanakan menjadi:
Xi(t)=A*sn(t)...............................................................(2)
Untuk Gb 1, dengan dua sumber, s1 dan s2, dan dua sensor, x1 dan x2, maka bila persamaan (2) tersebut diterapkan akan didapatkan:

Atau bila diuraikan menjadi,

Friday, January 30, 2009

Dia Tahu Yang Terbaik Untuk Kita..

Kita minta pada Allah bunga segar, Allah beri kita kaktus berduri,
Kita minta pada Allah binatang mungil, Allah beri kita ulat berbulu,
Kita sedih.......protes.............dan..........kecewa,
Betapa tidak adilnya ini....
Tapi kaktus itu berbunga indah,
Ulat pun berubah jadi kupu-kupu cantik,
Itulah jalan Allah,
Indah pada waktunya!
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan,
Tapi memberi apa yang kita perlukan,
Kadang kita sedih, protes dan kecewa....
Tapi diatas segalanya,
Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita,
Moga kita termasuk golongan orang-orang yang bersyukur,
Amiin.

(Anonym, +62 856xxxxxxxx,sent: 17-Nov-2008 11:41:40)

Sunday, January 18, 2009

Tiga pelajaran berkenaan dengan Warid

Ada tiga pelajaran/tingkatan penting berkenaan dengan warid,
  1. Sesungguhnya Tuhan memberikan kepadamu warid (yaitu ilmu pengetahuan atau perasaan dalam hati, sehingga mengenal dan merasa benar-benar akan kurnia rahmat Allah), hanya semata-mata supaya kau mendekat dan masuk ke hadirat Allah.
  2. Allah memberikanmu warid itu semata-mata untuk menyelamatkan engkau dari cengkeraman benda-benda dan membebaskan dari perbudakan segala sesuatu selain Allah.
  3. Allah memberikanmu (warid karunianya) supaya engkau keluar/terlepas dari kurungan bentuk kejadian dan sifat-sifatmu, ke alam luar yang berupa ma'rifat mengenal kebesaran kekuasaan dan kurnia Tuhanmu
Dalam tiga pelajaran berkenaan dengan warid (kurnia tuhan) yang pertama diberikan kepadamu supaya engkau ringan melakukan ta'at ibadat dan mendekat ke hadirat Allah, tetapi kemungkinan masih kurang ikhlas, maka diturunkan warid yang kedua untuk melepaskan dari tujuan kepada sesuat selain Allah, sedang warid yang ketiga untuk melepaskan dirimu dari sifat-sifat wujud yang sempit kepada alam melihat kebesaran Tuhan yang tidak terbatas sehingga lupa kepada diri dan hanya ingat kepada Allah semata.

Source: Alhikam (hikmat 62-63)

Saturday, January 10, 2009

Prof. Abdus Salam, Harga Diri Seorang Muslim

"Dunia merugi karena Abdus Salam hanya dapat hidup sekali." Kalimat ini ditulis 20 tahun silam, oleh Newa Scientist (edisi 26 Agustus 1976), tiga tahun sebelum Salam memperoleh Nobel. New Scientist adalah majalah bereputasi tinggi yang diabadikan bagi sains dan teknologi, dan pengaruhnya bagi dunia dan kehidupan umat manusia.


Yang membuat pernyataan itu keluar, adalah rasa hormat sekaligus keprihatinan pada Abdus Salam yang mesti pontang-panting bergerak dari satu dunia ke dunia lain yang sama-sama dicintainya. Abdus Salam adalah manusia yang hidup di tiga dunia: dunia fisika teori, dunia Islam, dan dunia kerja-sama internasional. Andai Abdus Salam dapat hidup beberapa kali, dan mengabdikan hidup-hidupnya itu secara total tanpa interupsi masing-masing pada fisika teori, Islam, dan kerja-sama internasional, seluruh dunia jelas akan mendapatkan keuntungan besar.


Tentang kontribusi Salam pada fisika teori, tak ada lagi yang perlu diragukan. Hadiah Nobel yang ia bagi bersama dengan Sheldon Lee Glashow dan Steven Wienberg, adalah pengakuan atas kontribusinya dalam menyatukan gaya elektromagnetik dan gaya nuklir lemah. Penyatuan itu, kini sudah mencapai status 'touchstone' dan disebut sebagai 'model standar' fisika partikel. Yang jarang diketahui orang, beberapa tahun sebelum penyusunan teori medan terpadu di atas, Salam sudah nyaris mendapat hadiah Nobel untuk teori dua komponen neutrino.

Pendirian ICTP (International Cetre for Theoretical Phyusics) di Trieste, Italia, menurut Herwing Schopper, presiden Masyarakat Fisika Eropa, merupakan salah satu pencapaian terbesar abad ini. Bisa dikatakan bahwa pendirian ICTP ini adalah wujud nyata dari obsesi Salam atas pengembangan sains di dunia ke tiga. Sejak lama Abdus Salam menginginkan adanya tempat di mana para fisikawan dunia ketiga dapat terlibat dalam pergulatan sains mutakhir, tanpa harus meninggalkan negerinya sendiri, seperti yang dengan pahit terpaksa harus dialami oleh Salam sendiri..

Thursday, December 25, 2008

Journey in Lumajang

1. Ranu Klakah
2. Ranu Bedali
3. Ranu Pakis
4. Alun-alun + Masjid Jami'
5. Kali Mujur
6. Pantai Bambang
7. Gunung Sawur
8. Hutan bambu (failed)
9. Piket Nol
10. Jembatan Perak
11. Air Terjun + Gua Tetes

Thursday, December 04, 2008

Tiga hari di Tiga Kota

Baru seminggu masuk kuliah ternyata nasib mujur menghampiriku. Aku berkesempatan jalan-jalan ke tiga kota di Jawa Timur (Jatim) dengan kedok ”sosialisasi pmdk kemitraan ITS”. Semua biaya ditanggung, transportasi, akomodasi dll. Sebenarnya kami hanya menemani dosen, karena rumah sdosen tersebut berada di wilayah magetan maka kami menginap di rumahnya. Berangkat dari surabaya minggu sore, malam nyampe madiun langsung mampir ke rumah makan nasi pecel. Begitu kenyang langsung menuju rumah dosenku, istirahat. Paginya kami memulai ”tour” ini ke kota madiun. Setelah pekerjaan di dua SMA selesai kami ke bengkel perut, kali ini menunya prasmanan, terserah selera anda. Setelah itu aku minta ijin untuk pulang ke rumahku barang sehari, dosenku mengantar sampai halte terdekat. Hari kedua kami ke beberapa SMA di magetan, di mulai di SMA terdekat di kawedanan dilanjutkan ke dua SMA di magetan kota. Namun hari kedua ini rasanya hanya di kawedanan yang benar2 sukses. Tidak masalah, siangnya kami makan ikan panggang kalang sebelum menuju pondok pesantren di plaosan, dosenku ternyata salah satu penasehat ponpes itu. Ponpes itu cukup menarik, terletak di lereng gunung lawu, dibangun di atas sungai kecil yang airnya mengalir dengan derasnya. Dengan murid yang hanya sedikit ternyata ponpes itu mampu menunjukkan eksistensinya. Pengasuhnya adalah salah satu alumni ponpes Hidayatul Mubtadien, kediri. Makanya ponpesnya dinamakan sama. Hari ketiga sekaligus terakhir adalah ke Ponorogo, setelah itu langsung balik ke Surabaya. Tak lupa sebelum pulang kami makan sate ayam Ponorogo, khas daerah itu. Puas, benar-benar wisata kuliner gratis yang menyenangkan (apalagi pas pulang dikasih uang saku ama pak dosen ;-D)!!