Wednesday, August 20, 2008

Hidup dan matinya hati

Muhammad Ibnu ’Ajibah, murid Ibnu Athoillah memberikan keterangan (sarah) tentang sebab-sebab hidup dan matinya hati. Hati itu bisa hidup dan sebaliknya bisa pula mati, layaknya lampu yang bisa menyala hidup dan bisa pula mati padam. Sebab-sebab matinya hati menurut Muhammad 'Ibnu Ajibah tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Cinta dunia yang berlebih-lebihan
  2. Lalai dari ingat pada Allah SWT
  3. Puas/bangga terhadap dosa yang telah dilakukannya.
Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda,
أَلا وإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وإذَا فَسَدَت فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهيَ القَلْبُ.“ رواه البخاري ومسلم
Artinya:
“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hati (iman) kita bagai tumbuhan yang perlu dipupuki, disiram dan dirawat. Bagaimana memupuk, menyiram dan merawatnya agar hidup subur? Sebab-sebab hidupnya hati seseorang menurut Muhammad Ibnu ’Ajibah adalah sebagai berikut:
  1. Tidak rakus pada dunia
  2. Senantiasa ingat (dzikir) pada Allah SWT
  3. Berteman dengan wali/kekasih Allah.
Itulah sebab hidup dan matinya hati. Sedang sebagian daripada tanda matinya hati yaitu jika kita tidak merasa sedih (susah) karena tertinggalnya suatu amal perbuatan kebaikan, (kewajiban), juga tidak menyesal jika terjadi berbuat suatu pelanggaran dosa (Al-Hikam, hikmat ke-58).

Hati itu juga bisa bisa kotor dan juga bisa bersih. Seperti lampu yang kotor, untuk membersihkannya perbanyaklah membaca kalimat tauhid, Laa ilaha ilallah. Dan untuk menghidupkan hati, bacalah ”Ya hayyu Ya qoyyuum, Laa ilahailla anta” sebanyak 40x sebelum subuh.


(Disarikan dari pengajian Al-Hikam di Masjid Asy-Syakur, Peneleh Surabaya di bawah asuhah Ust. Abdullah Bahreisy, Minggu 17 Agustus 2008)

Monday, August 18, 2008

Bersepeda ke Maospati

Jumat, 8 Agustus 2008, Aku sempatkan ikut pengajian dulu di Masjid Peneleh. Selesai pengajian kulipat sarung dan kemejaku, ku masukkan tas. Mumpung di masjid, sebelumnya aku sholat dan berdoa: semoga perjalananku ini dimudahkan olehNya, tidak ada halangan, selamat sampai tujuan, dipercepat dan dipersingkat olehNya.

Rute Perjalanan: Surabaya - Maospati

Jam 6 lebih dikit aku berangkat, menyusuri jalan gembongan, melewati grahadi, menuju raya darmo dan akhirnya memasuki jalan raya A. Yani, pintu gerbang keluar masuk kota Surabaya.

Sepeda Balap ku, Siap berangkat dengan Cat baru
 
Meninggalkan bundaran waru berarti aku telah meninggalkan kota Surabaya  Ku kayuh sepedaku semakin cepat meninggalkan sepanjang, Krian dan akhirnya sampai di Mojokerto. Aku sarapan disana, di warung sederhana pinggir jalan. Sampai saat itu perjalanan masih terasa ringan dan kulanjutkan hingga sampai Jombang.


Waktu menunjukkan pukul 10 tepat saat aku sampai di masjid Takmiriyah, depan pasar Peterongan Jombang  Aku istirahat, wudhu dan sholat dhuha lagi. Sebelumnya aku janjian ma temanku bertemu di masjid itu namun ternyata dia menelefonku agar aku langsung menuju masjid agung di sebelah barat aloon-aloon Jombang  Tanpa buang waktu aku langsung kesana. Ketemu dengan temanku dan menuju rumah temanku yang lain.


Sepeda Balap ku, Sebelum Berangkat dari Surabaya

Akhirnya nyampe rumah temanku. Hampir separuh perjalanan telah ku lalui, 80 km plus muter-muternya yang kurang lebih 20 km, total 100 km.

Di jombang aku mandi (suegerrr), nyantai2, ngobrol, minum, dan lain2, pokoknya melepas rindu ma kedua temanku itu. Ku luruskan kakiku meski ga begitu capek sambil kupijiti sendiri biar nanti lebih fit. Jam 11.30 kami menuju masjid Tugu untuk sholat Jumat dan ba’da jumatan kedua temanku mentraktirku makan di RM Moro Seneng, depan kolam renang Banyu Biru, dekatnya Kebon Rojo, Jombang. Seletah itu balik ke rumah temanku.


Waktu hampir mendekati jam 2, aku izin pamit agar nanti bisa melewati hutan saradan-caruban sebelum gelap. Kami (aku maksudnya) foto, pose bersepeda lengkap dengan helm dan kacamata pelindung layaknya atlet sepeda balap olimpiade. Aku berangkat lagi...


Sepeda Balap ku, tampak dari Belakang

Sampai Nganjuk (jam 4 pas) perjalanan masih tidak begitu berat, aku capek namun masih kuat. Ku berhenti sebentar untuk beli minum, Es Legen, menghilangkan dahaga sekaligus istirahat.

Setelah itu tantangan benar-benar nyata di hadapan mata, memasuki Bagor jalanan mulai menanjak, naik, turun, naik lagi dan turun lagi. Selesai melewati Wilangan, hutan Saradan sudah menanti. Jalanan sempit, tanjakan makin tinggi dan bus-bus seenaknya sendiri memakai jalan itu, seperti jalan itu milik mbahnya saja. Jam 5 sore aku terperangkap di hutan saradan-caruban, sekuat tenaga mengayuh sepeda agar bisa sampai rumah. Jalanan sempit dan gelap. Sesekali aku harus keluar lintasan karena jalannya nggak muat, aku harus ngalah dengan bus dan truk gandeng. Akhirnya dengan perjuangan berat aku akhirnya bisa melewati Caruban menuju kota Madiun  maghrib sudah berlalu, jalanan semakin gelap dan sepedaku tidak memiliki lampu penerangan.



Saat paling nikmat naik sepeda adalah ketika jalannya menurun, ku lepas setir dan membentangkan kedua tanganku, nikmat banget. Kadang kalau jalannya cukup lebar dan datar aku lepas setir sambil smsan. Kalau capek di sepeda aku melakukan variasi posisi tubuhku, condong kedepan, mengangkat salah satu kaki secara bergantian. Berdiri tegak diatas pedal (tidak duduk di sadel), pokoknya posisi-posisi yang bisa menghilangkan capek, menghilangkan kebosanan sekaligus membuatku semangat untuk mengayuh sepedaku lagi.

Jam 7.30 malam aku sampai di terminal Maospati, Aku mbubur di situ, dua mangkok es bubur kacang ijo. Hmm nikmat...



Sampai rumah jama 8-an malam, ortuku kaget aku datang bersepeda. Apalagi ibuku, mau marah tapi aku sudah nyampe rumah. Keluargaku yang di surabaya baru saja kukabari kalau aku pulang naik sepeda. Seperti biasa, kalau jalan-jalan biasanya aku jarang pamit, biar mereka nggak cemas. Selain itu kalau pamit juga belum tentu diizinkan.. 

Benar-benar perjalanan yang menyeramkan, menegangkan dan melelahkan. Aku benar-benar kapok tapi ingin mengulanginya lagi, mencoba yang lebih menantang...


Kurang lebih 200 km telah kulalui, mengajarkan aku betapa kerasnya hidup di jalan. Bus telah menjadi raja jalanan, dan siapapun harus minggir kalau ada bus lewat, terutama bus yang namanya Sumber Kencono itu...

Bus Sumber Kencono, sedang bermanuver


Thank’s God, thank’s all. Semoga setelah ini aku bisa melakukan perjalanan yang lebih mendekatkan lagi padaNYA..


Note:
Jalan raya Surabaya-Maospati sebagaian tidak nyaman untuk bersepeda. Sangat tidak disarankan bersepda, khususnya jalur-jalur Mojokerto-Jombang, Jombang-Nganjuk dan Nganjuk-Madiun-Maospati. Semoga pemerintah kedepannya memberikan perhatian lebih untuk menyediakan jalur sepeda ini.

Brainwave Synchronization

Otak manusia diketahui menghasilkan gelombang-gelombang tertentu pada saat-saat tertentu pula. Otak kita terdiri dari milyaran neuron yang saling berhubungan satu sama lain. Kombinasi dari berjuta-juta neuron ini menghasilkan aktivitas elektrik yang sangat besar di dalam otak, yang dapat didekteksi dengan menggunakan peralatan kedokteran yang sangat sensitif (seperti EEG). Aktivitas elektrik hasil dari kombinasi neuron ini disebut dengan pola gelombang otak.

Pola gelombang otak akan berubah sesuai dengan apa yang dilakukan oleh orang tersebut, sebagai contoh pola gelombang otak orang yang sedang tidur sangat berbeda dengan pola gelombang otak orang yang sedang terjaga. Pola gelombang otak ini juga dapat dipengaruhi oleh rangsang dari luar yakni dari indera pendengaran, telinga. Telinga menerima input berupa suara dengan rentang frekuensi tertentu. Oleh Bassilar Membran frekuensi ini dipecah-pecah berdasarkan tingkatannya dari frekuensi rendah sampai frekuensi tinggi. Frekuensi yang diteruskan ke otak adalah fekuensi tengah (center frequency). Otak kemudian merespon dengan memberikan frekuensi yang sama, hal inilah yang disebut sinkronisasi gelombang otak (brainwave synchronization). Apabila gelombang suara yang masuk ke otak dapat diatur pada frekuensi tertentu, maka gelombang yag dihasilkan oleh otak pun juga pada frekuensi itu atau mendekati frekuensi tersebut.
Frekuensi gelombang otak diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau perputaran per detik (cps). Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli ada 4 pola gelombang otak manusia dimana setiap polanya membentuk kondisi mental yang berbeda. Gelombang-gelombang tersebut terdiri atas gelombang alfa, beta, teta dan delta.

Electroencephalography adalah eksplorasi neurofisiologi dari aktivitas elektrik pada otak dengan meletakkan elektroda pada kulit kepala. Hasil pelacakan dikenal sebagai electroencephalogram (EEG) yang merepresentasikan gelombang otak. Biasanya peranti ini digunakan untuk melihat kerusakan otak, penyakit epilepsi, dan kini mengukur libido seseorang. EEG juga dapat digunakan untuk membantu tipe pencitraan otak lainnya. Para ahli menggunakan EEG guna merekam gelombang otak selama pengujian. Cara ini pertama kali dikenalkan oleh Hans Berger pada 1929.


Perekaman gelombang dilakukan dengan menempatkan elektroda pada kulit kepala. Biasanya kulit kepala yang tergores luka dibalur gel untuk mengurangi impendansi. Setiap elektroda terhubung menuju masukan (input) dari setiap amplifier yang berbeda (satu amplifier untuk sepasang elektroda). Amplifier mengamplifikasi tegangan antarelektroda (1.000-100 ribu kali, atau 60-90 dB tambahan tegangan). Hasil perekaman akan muncul pada layar monitor komputer.


Tipe Gelombang yang dihasilkan oleh otak berdasarkan hasil Electroencephalography :
• Alfa: Rentang frekuensi 8,5-12 Hz. Irama gelombang alfa dapat terdeteksi dengan baik saat mata dipejamkan atau saat mengantuk. Pada dasarnya gelombang ini berhubungan dengan relaksasi dan gerbang awal kreatifitas

Gambar 2.1 Bentuk Gelombang Alpha

• Beta: Frekuensi di atas 12 Hz. Gelombang jenis ini tidak teratur. Amplitudo rendah dari gelombang beta terkait dengan keaktifan, kesibukan, atau kegelisahan berpikir serta aktifnya konsentrasi. Irama gelombang beta terkait dengan efek patologi dan obat. Pada dasarnya gelombang ini berhubungan dengan konsenstrasi penuh.

Gambar 2.2 Bentuk Gelombang Beta

• Delta: Rentang frekuensi hingga 4 Hz. Dapat terbangkitkan saat tertidur pulas. Atau pada dasarnya gelombang ini berhubungan dengan tidur lelap.
Gambar 2.3 Bentuk Gelombang Delta

• Teta: Rentang frekuensi 4,5-8 Hz. Berhubungan dengan perasaan mengantuk, masa kanak-kanak, masa remaja, dan awal-awal masa dewasa. Gelombang teta dapat muncul selama dalam keadaan tak sadarkan diri, saat tertidur lelap, bermimpi, atau sesaat sebelum tidur. Pengendalian meditasi atau yoga juga dapat menghasilkan gelombang teta. Atau secara kasar gelombang ini berhubungan dengan twilight state yang biasanya kita alami pada saat kita hampir tertidur dan berhubungan juga intuisi dan kreatifitas.
Gambar 2.4 Bentuk Gelombang Theta

Dengan merekayasa sinyal akustik yang masuk ke kedua telinga maka dapat ditentukan sinyal yang masuk ke otak. Misalnya telinga kiri diberi input 400 hz sedang telinga kanan diberi input 407 Hz, maka sinyal yang masuk ke otak adalah resultannya yakni sinyal 7 hz yang merupakan gelombang theta yang baik untuk relaksasi.


Referensi:
Bagus Tris A, dkk. 2006. IMPLEMENTASI EFEK PSIKOAKUSTIK: BRAINWAVE SYNCHRONIZATION UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN BERPIKIR PESERTA DIDIK (LKTM ITS 2006)

Sunday, August 17, 2008

Sunset di atas Perahu..

Dua hari yang lalu aku merasakan nikmatnya sunset di atas perahu. Berdua dengan temanku kami menyebarangi bengawan solo yang cukup lebar sekedar untuk menikmati sunset. Sementara temanku mendayung perahu, aku memandang ke barat. Yellows, sang mentari perlahan lahan bergerak turun dan akhirnya menghilang di kejauhan. Sinarnya yang menembus awan menampilkan siluet yang cukup indah, benar2 suasana yang romantis. Sayang aku berdua dengan temanku cowok (hehe..), coba kalau itu cewek (ntar deh kalo udah nikah). Selama hampir setengah jam di perahu ngggak kerasa, akhirnya perahupun kami labuhkan kembali. Perahu tersebut milik tetangga temanku yang biasa digunakan untuk mencari ikan.

Sunset (picture from here)

Look at the sunset,
Look how they shine for you,
And everything you do,
Yeah, they were all yellow...

Sebuah Keinginan

Aku Ingin...

Aku ingin bersepeda sampai tanah brunei, mampir ke istananya sultan halsanah bolkiah untuk minum teh kemudian meneruskan perjalanan ke barat, menyeberang selat malaka, mengunjungi negara malaysia dan akhirnya kembali ke Indonesia lewat Sumatera. Turun terus ke bawah menikmati nuansa melayu di pulau andalas, dan kembali ke jawa melewati selat Sunda. Melanjutkan perjalanan yang tertunda, menaklukkan jawa bagian barat dengan sepeda balapku, biar semua jalan di jawa merasakan libasan ban sepedaku..

Aku ingin berpetualang sampai jazirah arab. Menangis, merenung, dan berdoa di Masjidil haram. Berdialog dengan Rasul di pusaranya, mengunjungi shohabat-shohabat rasul, dan merasakan terik panasnya udara gurun. Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha ingin kulewatkan di tempat itu, menjadi haji illegal yang dikejar-kejar polisi karena paspornya bukan paspor haji. Harramain, aku ingin menginjakkan kakiku di tanah yang didoakan para Nabi untuk menjadi negeri yang aman, baldatun toyyibatun warrabun ghoffur...

Aku ingin mengunjungi benua hitam, menapaki bekas-bekas kebengisan fira’un. Biarlah angin gurun sahara menampar wajahku, dan debu-mengotoriku, itu belum seberapa dibanding perjuangan kekasih Allah di tempat ini. Aku ingin melihat tunisia, maroko lebih dekat.. Aku ingin ziarah ke makam ibn athoillah Al-iskandary, dan sebelum pulang ku ingin mampir ke Al-Azhar, universitas islam paling terkemuka di dunia.


Aku ingin amerika menjadi saksi kepandaianku, mantuk-mantuk saat aku mempresentasikan karyaku, Takjub dan heran karna ada orang islam yang lebih pintar dari mereka, aku ingin membodohi mereka...

Aku ingin mencuri kepandaian orang eropa, membalik keadaan hingga mereka berguru kepadaku. Aku ingin mereka merasa bodoh, ilmu mereka tak ada apa-apanya, (Ya Rabb, Anugrahkan aku ilmu yang orang2 barat tak akan bisa menguasainya). Aku ingin membuat mereka putus asa..

Aku ingin... melihatnya tersenyum. Senyum yang menggetarkan hatiku. Senyum yang aku lebih memilihnya daripada aku mendapatkan dunia seisinya, senyum yang rela kutukar dengan segenap jiwa dan ragaku. Senyum yang mampu menghentikan dan membatalkan semua petualanganku. Senyum yang membawaku pada cinta yang sesungguhNYA, cinta pada Illahi.... dan aku ingin...... membuatnya tersenyum dalam bingkai Islam. Ku ingin mengajarkannya dan juga anak-anaknya, tentang indahnya islam.


Aku ingiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnn.............
Aku ingin keinginanku dikabulkan polehNya, Amiin.

Monday, August 04, 2008

Aplikasi Laser GaAlAs utk Penyembuhan Luka

Laser merupakan suatu gelombang elektromagnetik yang dapat berinteraksi dengan biological tissue dengan efek samping bergantung dari daya dan exposure yang diterima oleh biological tissue tersebut. Hal inilah yang dijadikan sebuah dasar penggunaan laser untuk berbagai macam aplikasi penyembuhan luka. Pada paper ini akan dipaparkan aplikasi sebuah laser dengan bahan semikonduktor yakni Gallium-Aluminium-Arsenide yang memiliki panjang gelombang 800-nm untuk terapi penyembuhan luka pada kulit. Metode terapi yang dilakukan adalah penyinaran laser dengan objek percobaan yaitu kulit hewan tikus yang telah dilukai. Penyinaran dilakukan tanpa menyentuh kulit (non invasive). Penggunaan laser GaAlAs didasarkan pada daya keluaran yang dihasilkan relatif kecil berkisar antara 3-5 mWatt. Parameter yang diamati pada proses terapi ini adalah daya keluaran laser yang diberikan (P), variasi panjang gelombang laser (λ), distribusi intensitas, diameter berkas pada laser dan kecepatan penyembuhan luka pada tikus itu sendiri. Dari hasil terapi yang dilakukan menggunakan laser GaAlAs dengan daya sebesar 5 mWatt, didapatkan kesimpulan untuk daya tertentu yang dihasilkan oleh laser, proses penyembuhan luka pada kulit tikus mencapai 100% pada hari ke 19. Metode terapi dengan menggunakan laser daya rendah seperti ini masih terus dikembangkan untuk keperluan medis lainnya. Download paper di: http://ep.its.ac.id/2008/05/18/aplikasi-laser-gallium-aliminium-arsenide-untuk-terapi-penyembuhan-luka/ Sumber:
Buyung P, SNAF '08 TF ITS

Pelesir Sekaligus Merajut Tali Silaturahim

Intro
Ku ingin berpetualang sampai mtakuja, menerobos lembah kahung, menyusuri sungai barito, kapuas dan mahakam. Aku akan menjelajah lebatnya hutan-hutan borneo. Tapi aku tak ingin tinggal disana...

.... Tiga hari lalu aku ke malang, tepatnya ke sumber pucung, dekat karang kates yang bedungannya terkenal untuk PLTA itu. Sabtunya ku bantu adekku beres2 ngangkatin barang-barang, adekku pindah kos. Setelah kuantar dia ke landung sari aku kembali ke kost temanku. Si ipul yang tadi di kostnya temanku udah bulik tuk nglanjutin ’kerjaan’nya, tadi dia pamit pas aku juga mau ngantar adek.

Lama ku di kosnya temanku, kami cerita ngalor ngidul dan makan bakso. Dia yg dulu sering ngutang ke aku tiba-tiba saja mentraktirku, tahu tek, atau disebut juga tahu telor. Kamipun sholat bareng, teringat dulu waktu di pondok, aku menangis meneteskan air mata mengharap semoga kami selalu diberi hidayah olehNya.

Aku pamit karena sudah sore, Pulang dengan pede sok tahu jalan di kota malang, ternyata malah kesasar. Ku tanya orang di pinggir jalan dan disinilah ’musibah’ itu mulai terjadi. Bukannya di tunjukkan jalan terdekat (sebenarnya setelah itu ku udah tahu jalan pulang) ku malah disuruh ngantarkannnya pulang. Jadinya rutenya malah semakin jauh: malang-turen-gondanglegi-kepanjen, baru sumber pucung. Jadikan ini sebagai pengalaman dan niatkan untuk membantu orang itu tadi aja...

Minggunya pulang, pagi-pagi sekali jam 3 dini hari aku mandi terus qiyamul lail sampai subuh. Alhamdulillah, selama beberapa minggu ini aku bisa istiqomah qiyamul lail, meski saat di perjalanan, semoga aku bisa istiqomah sampai akhir hayatku. Jam 9.30 aku berangkat, lancar-lancar aja sehingga bisa nyampe Surabaya jam 12-an. Sebelum menuju rumah aku mampir dulu ke rumahnya Titon, ngambil installernya matlab, komputerku baru saja kuformat untuk persiapan TA. Nah, saat mau pamit bapaknya Titon menawari makan dan aku menolaknya. Ku lihat raut muka kecewa di wajahnya, aku menyesal karenanya. Pelajaran moral kali ini, jangan pernah menolak rezeki, terutama saat disuguhi makanan. Makanlah (meski udah kenyang) dan ambil barokahnya aja, semoga barakallah tercurah pada kita, Amiin.

Wednesday, July 30, 2008

Skema dan Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Steam power plant atau pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)  merupakan suatu sistem terintegrasi untuk membangkitkan listrik dengan uap air (thermal-mekanis). Biasanya PLTU berada di tepi pantai karena bahan dasarnya adalah air laut yang akan diuapkan. Berikut adalah skema PLTU milik PJB yang ada di Indonesia, sebagai contoh akan dipaparkan PLTU Gresik.

Skema dan Cara Kerja PLTU
Ketarangan gambar:

Edensor

Cover Novel Edensor
”Ibu, dapatkah memberitahuku nama tempat ini?”
”Sure lof, it’s Edensor...”

Subhanallah, inilah novel petualangan paling menakjubkan yang pernah kubaca. Berawal dari mimpi-mimi, andrea hirata mampu merajut mimpi-mimpinya menjadi kenyataan. Melintasi penjuru dunia, menaklukkan malu, takut dan mara bahaya...

Berpetualang, itulah keinginanku. Membaca kisah lima sekawan, pasukan mau tahu, trio detektif dll membuatku ingin seperti mereka. Dari dalam negeri kisah Roy si Avonturir (gola gong) menantangku untuk menjadi seperti dia. Beberapa petualangan telah kurasakan, mengajariku untuk tidak menantang alam. Saat d pucak semeru, hatiku berbisik, cukuplah ini terakhir kali aku naik gunung. Namun jiwa ini seakan menantangnya kembali, mencoba menaklukan alam. Dan itu, benar bukan terakhir kalinya, setelah itu beberapa kali aku menantang alam. Saat di alam hatiku berbisik untuk tidak mengulanginya lagi, namun saat kembali hati ini rindu akan indahnya alam bebas.. hamparan sawah menghijau dengan latar gunung, elok nian...
 

Ku ingin, pergi haji sambil berpetualang.......
Kan kurajut mimpi-mimpiku menjadi kenyatann,,,
Seperti kata Arai, bermimpilah karena tuhan memeluk mimipi-mimpi itu.


Semoga kelak, saya bisa mengunjungi desa Edensor, insyaAllah.

Saturday, July 26, 2008

Jangan Sombong..!

Jangan sombong!
Apa yang mau kau sombongkan ?!
Asalmu hanya setetes mani yang orang pegang aja jijik...
Kemana-mana kau selalu membawa kotoran...
Dan setelah mati kau akan menjadi bangkai !
Terus, apa yang mau kau sombongkan wahai manusia ?
Sungguh hanya DIA yang pantas untuk sombong.
(sombong=menolak kebenaran,menganggap rendah yg lain)


Apa yang menyebabkan kamu lupa wahai manusia padahal Dia kariim? Begitulah kurang lebih pesan sayyidina ali. Sombong yang menjadikan iblis tidak mau bersujud pada nabi adam, karna ia merasa lebih baik daripada nabi adam. Dia dicipta dari api sedangkan adam dicipta dari tanah dan air. Iblis lebih dulu berada di surga sedang adam baru saja tinggal dari surga, dan iblis lebih lama beribadah pada Allah sedangkan adam barusan. Semua hal yang berangkat dari sombong tidak ada alamat untuk tobat. Berbeda dengan nabi adam, karena lupa dan tergoda oleh rayuan iblis beliau memakan buah khuldi, dan Allah memaafkannya karena beliau minta ampun dan bertobat. 

Sombong, sebuah penyakit hati yang menyebabkan kita tidak bisa masuk surga. Rasulullah bersabda, Tidak akan masuk surga seseorang yang didalam hatinya masih ada rasa sombong walaupun sekecil biji sawi. Apalah yang bisa disombongkan manusia, kekayaankah, jabatankah? Padahal itu semua Cuma titipan. Namun dengan sombongnya manusia biasa berucap ”Kalau tidak karena pertolonganku...(blablabla)...”. Tanpa sadar dia telah menuhankan dirinya, menganggap orang lain tidak bisa hidup tanpa pertolongannya. Selama kita masih bisa bertobat Allah pasti akan menerima tobat kita, sebelum ruh mencapai tenggorokan. Jangan malah menantang, ”kenapa kalau aku salah...”. Udah salah, malah bangga dengan kesalahannya (nantang). Kalau mau berbangga, berbanggalah karena kita diciptakan dari tanah dan air. Iblis pernah berucap, Ya Tuhan, demi kehormatanMu, aku akan mencelakakan anak adam sampai hari berbangkit. Dan Allah menjawab, demi kehormatanKu, Aku akan menerima tobat anak adam selama dia mau bertobat. Iblispun berkata, Celaka aku, susah-payah aku membujuk anak adam ternyata setelah itu dia bertobat dan Allah menerima tobatnya. 

Semoga kita dijauhkan dari sifat sombong dan semoga kita termasuk tawwabin, ahli taubat. 
Amiin.

Monday, July 21, 2008

(Jangan) Golput yuk...

Kalo nyoblos satu yang lain ngiri, kalo ga nyoblos rugi, So biar adil coblos semua aja...
Sebentar lagi pilkada akan berlangsung, sayang semua calon gub/wagub berasal dari partai. Hampir saja ada calon independen, namun karna tidak berpartai akhirnya pupus juga ditengah jalan.Setahun lagi pilpres, moga ada calon independen non-partai yang layak kita bebankan amanah kepadanya untuk menjadi pemimpin negeri ini...
Seorang bijak pernah berkata: “Kalau ada orang yang meminta jabatan, jangan kamu pilih!”. Cukuplah kata-kata tersebut kita jadikan pijakan. Partai, apapun partainya bahkan partai islam sekalipun, tidak layak untuk di coblos (according to me). Sangat disayangkan sampai ada beberapa ulama’ yang sampai maju menjadi calon gub/wagub, sayang sekali. Padahal islam sendiri telah jelas2 melarang kita untuk befirqoh, berpartai ataupun bergolongan.
Beberapa dalil yang mendasari larangan berpartai:
  1. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kalian bercerai berai(berpartai/bergolongan/berfirqoh), dan ingatlah akan nikmat Allah kepada kalian ketika kalian dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hati kalian(*), lalu menjadilah kalian orang-orang yang bersaudara(**), karena nikmat Allah; dan kalian telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kalian dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kalian, agar kalian mendapat petunjuk. .(S. 3 :103)
  2. Dan janganlah kalian menyerupai orang-orang yang telah bercerai-berai(*) (berpartai/bergolongan/berfirqoh) dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (Ali Imron :105)
  3. “Maka Jauhilah beberapa kelompok/golongan/partai itu semuanya,dan meskipun kamu harus menggigit pada dasar pohon hingga kamu meninggal sedangkan kamu dalam keadaan menggigit akar pohon”(bertahan dengan sekuat tenaganya untuk tidak ikut masuk partai sampai meninggal) (Hadis riwayat: Shohih Bukhori juz 11/hal:439, Shohih Muslim 9/386, Ibnu Majah 11/476,Baihaqi 8/462, Hakim 1/375, Abu `Awanah 14/165, dan Kitab Lu`lu` wal marjan 1/601)
  4. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan(partai/hizb) merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). (S .23 :53)
  5. yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka[1169] dan mereka menjadi beberapa golongan(partai). Tiap-tiap golongan(partai/hizb) merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan(partai/hizb) mereka. (S. 30 : 32)
  6. Katakanlah: " Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu[482] atau Dia mencampurkan kalian dalam golongan-golongan/partai/firqoh/hizb (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kalian keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti[483] agar mereka memahami(nya)."(S.6 :65)
  7. Dia telah mensyari'atkan bagi kalian tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama[1340] dan janganlah kalian berpecah belah( menjadi beberapa golongan/partai) tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).(S.42 :13)
Dalil-dalil diatas dari sebuah sumber yang tidak mencantumkan nama pengarangnya. Dalil-dalil itu Cuma beberapa, masih ada dalil-dalil lain yang mungkin lebih kuat.
Tiga puluh dua tahun kita dibawah orde baru, sistem pemilihan kepala daerah sampai presiden diatur oleh penguasa saat itu. Kini semua telah berubah, partai mendapat angin segar dan kebebasan untuk mengembangkan kekuasaannya. Mungkin sekali sistem demokrasi berubah lagi, ketika rakyat sudah tidak mempercayai partai-partainya karna hanya mengobral janji. Partai islampun demikian, bahkan sesama partai islam saling menjatuhkan. Itulah partai, pasti ada fanatisme untuk lebih menonjolkan partainya, bukan umat.
Nah, perubahan itu sendiri butuh penggerak untuk berubah. Akankah kita diam saja, atau justru menjadi penguat keberadaan partai-partai tersebut ?
Semuanya mungkin (dan mungkin juga:pasti) akan berubah, dan disitulah peran kita dibutuhkan. “Diam” kita akan memulai perubahan kali ini...
Jangan bergerak ! jangan mencoblos atau..... coblos semua!!

NB: tenang aja, di alam kubur nanti malaikat munkar-nakir tidak akan menanyakan apa partai kita, melainkan menanyakan siapa tuhan kita, siapa nabi kita dan apa kitab kita...

Updated 16 Januari 2018
Jangan golput! berikut referensi mencbolos dari 3 tokoh saja:
  1. Ali bin Abi Thalib ra 
  2. “Kezhaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena diamnya orang-orang baik.”
  3. Syaikh Yusuf Qardhawi (Ketua Asosiasi Internasional Cendekiawan Muslim)
  4. Setidaknya ada 3 (tiga) cara dalam mempertimbangkan pilihan: • Jika semuanya baik, pilihlah yang paling banyak kebaikannya. • Jika ada yang baik dan ada yang buruk, pilihlah yang baik. • Jika semuanya buruk, pilihlah yang paling sedikit keburukannya.
  5. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, MA. M. Phil. (Ketua MIUMI Pusat, putra Pendiri Pesantren Gontor)
  6. "Jika anda tidak mau ikut pemilu karena kecewa dengan pemerintah & anggota DPR, atau parpol Islam. Itu hak anda. Tapi ingat jika anda & jutaan yang lain tidak ikut pemilu maka jutaan orang fasik, sekuler, liberal, atheis akan ikut pemilu untuk berkuasa dan menguasai kita. Niatlah berbuat baik meskipun hasilnya belum tentu sebaik yang engkau inginkan.”

Tulisan (update) diatas merevisi tulisan saya diatasnya (sebelumnya).

Wednesday, July 16, 2008

Munajat Cinta

Ya Rabb,

Aku takut cintaku padanya melebihi cintaku padaMU,
Aku takut Engkau cemburu oleh karenanya,
Maka, cabutlah rasa cinta itu dari dalam hatiku,
Bila rasa itu tidak haq bagiku,
Bila rasa itu bukan fitrah melainkan karna nafsu,
Dan bila rasa cinta itu menyebabkan aku jauh dariMu,
Namun, kuatkanlah rasa cinta itu bila itu benar-benar haq,
Benar-benar terbebas dari nafsu duniawi,
Jadikanlah rasa cintaku padanya untuk menguatkan cintaku padaMu ya Rabb,

Amiin.

Saturday, July 12, 2008

Jangkauan Penglihatan

Penglihatan manusia merupakan salah satu indera utama untuk merasakan (sensing) sesuatu. Manusia dianugerahi dua mata yang sempurna untuk melihat yang dhohir, sesuatu yang tampak di dunia. Dalam disiplin ilmu fisika, manusia hanya bisa melihat hanya jika ada cahaya. Hanya dengan cahaya manusia bisa melihat, cahaya itupun hanya cahaya tampak yang jangkauannya antara 400 nm - 700 nm (nano meter, sepuluh pangkat min sembilan meter). Sungguh kecil sekali dibandingkan rentang panjang gelombang semua gelombang yang sudah terdeteksi, dari 0,001 nm s.d 10^10 nm.

Ilmu yang mempelajari tentang spektrum cahaya adalah Spektroskopi, yang sebenarnya mempelajari interaksi antara radiasi elektromagnetik (EM) dengan materi.

Pada gambar spektrum cahaya diatas tampak sekali bahwa rentang cahaya yang dapat dilihat manusia sangat sedikit. Untuk membantunya manusia membuat teleskop, periskop dan alat optik lainnya agar dapat membantu penglihatannya, khususnya untuk hal-hal yang sangat kecil dan jauh.

Friday, July 04, 2008

Road to Kelud-Karangkates


Selasa malam, setelah pulang dari Gresik, Titon menawariku untuk menemaninya ke Tulungagung. Dia malas ke rumah saudaranya Cuma beserta ortunya. Tanpa pikir panjang aku menerima tawarannya, apalagi rencana utamanya dia malah mengajakku ke gunung Kelud, tempat yang selama ini menjadi tujuan jalan-jalan kami. Seperti biasa, sebelum pergi Ibunya Titon udah menyiapkan bekal untuk kami berdua, masing-masing satu bungkus nasi + mie dengan lauk telur dan ayam ditambah dua potong terang bulan dan 1,5 liter air botol. Sebelum berangkat, aku disuruh ngantar bapaknya stasiun Wonokromo karena kedua ortunya naik Kereta Api, kami janjian ketemu di rumah saudaranya Titon di TA (Tulungagung). Mengikuti saran bapaknya Titon, kami lewat Mojoagung beluk kiri. Dan seperti biasa, kami kesasar. Bukannya menuju Pare namun kami malah menuju Wonosalam. Putar balik, kami membetulkan rute perjalanan agar sampai ditempat. Mengikuti feeling dan bertanya-tanya kepada orang akhirnya kami nyampe di taman wisata gunung Kelud. Kami juga menemui Mysteri Road, dimana jalan yang menanjak namun ternyata segala sesuatu yang diatasnya malah meluncur naik bukannya turun. Aneh tapi nyata, namun sebenarnya (katanya sih..) itu Cuma ilusi. Jalan tersebut sebenarnya turun 5’, namun kelihatan naik. Well, lanjut...

Jalan Ke Kelud

Monday, June 30, 2008

Sholat dan Otak Manusia

Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa menghadap Allah SWT (meninggal dunia), sedangkan ia biasa melalaikan Shalatnya, maka Allah tidak mempedulikan sedikitpun perbuatan baiknya (yang telah ia kerjakan tsb)". (Hadist Riwayat Tabrani). Sholat itu membuat menyehatkan otak kita. "Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu dan Berkurbanlah''. (QS. Al Kautsar: 2),

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan Qurban dan mensyukuri nikmat Allah. Lalu apa hubungannya dengan otak...??

Friday, June 27, 2008

Fadilah air Zam-zam..

Seorang bapak tiba-tiba aja nyelethuk di akhir pengajian : Yo ndang kono Zam-zam’e ndang di enthekne. Zam-zam iku tergantung niate sing ngombe: pengen pinter, pengen bojo loro utowo pengen liyane…

Ha..ha..ha, kok kata-kata bapak itu persis seperti yang kuminta. Bedanya aku Cuma pengin istri satu aja yang sholihah. Untung tadi sebelum sholat aku sempat minum zam-zam lagi, jadi waktu pulang ga usah berdesakan untuk ngantri air zam-zam. Saat minum zam-zam yang pertama aku minta ilmu yang manfaat dan berharap ’dia’ dijadikan istriku kelak. Saat yang kedua aku minta hidayah dan istri yang sholihah, jadi kalau doaku tadi dijumlahkan berarti aku minta: ilmu yang manfaat, ’dia’ dijadikan istriku yang sholihah dan hidayah dariNya. Air Zam-zam tadi merupakan oleh-oleh dari tuan rumah yang baru saja melakukan ibadah umrah di tanah suci.

Wednesday, June 25, 2008

Contoh SoP - Statement of Puspose

Buat yang lagi nyari beasiswa, berikut contoh SoP atau Statement of Purpose. Sop disebut juga Motivation Letter atau Letter of Motivation. Tapi ini contoh SoP gagal, jadi tolong di perbaiki. (written as KAUST scholarsip, wish I get d'scholar)
---------------------------------------------------------------------
Statement of Purpose

Since I can read and count, both is my main activity in my life. I like reading most but some problem must be solved by count. First my paper is in senior high school, it’s in Darul ulum, Jombang Indonesia. That’s an Islamic school. And I get an honor from my paper at third year; my paper is about new method in agricultural strategy. In that paper I suggest a method to improve result of agricultural crop by manage the distance of each plant in the field.

Before finished my senior high school, I got an honor again (the first winner) in a paper about role of young people in developing. In that paper I find the relationship between academic achievement and religion activity. The religion activity is influence academic achievement. Progressively we do religion activity (especially in this case Islam) we’ll get more academic achievement because religion enjoins the people to study or achieve the success.
After I graduate from my senior high school I continue to undergraduate university. Because my skill is divergence and multi discipline so I choose Engineering Physics for my major. I entrance the department without test but by selection of academic honors. I think Engineering Physics is suit for me because I like all science and in engineering physics many science was studied and merged each others to create a technology. There are five field major in Engineering Physics: Instrumentation and Control, Acoustic and Physics of Building, Photonics, Energy Conversion and Material. Largely student in Engineering Physics choose instrumentation and control as their field. I like instrumentation since I entrance the department, but I like signal processing then, especially sound processing and also energy conversion (signal processing is under acoustic field). It’s many application of sound processing, my research (still try) is a how to implemented signal processing to detect larynx disease by analyze the patient’s sound. I’ve sent a paper about that in paper competition in my campus.

In Energy conversion field I do a research about renewable energy. First my paper in energy conversion is about biogas. In that paper I design a digester tank from fesses discharge channel in a home so it can utilized to cooking and produce electricity for home scale. I applied my knowledge engineering by design in this case. The purpose is how to convert methane (CH4) to be energy. Now, I’m doing a research about solar water thermal. Solar water thermal is a tool to convert solar energy (light) to hot up the water so the hot water is produced and it can used to our needed. A solar water thermal contain many component to running. A Collector is main component that catch a solar light and process it to hot up the water. Another component is tank, pump and other.

Now, I’m in the third year in Engineering Physics. In the late of this semester I will do job training. My job training about implementation of vibration analysis to detect rotation machinery fault, it’s a predictive maintenance method in industrial maintenance. In engineering physics, vibration is under acoustic laboratory, and it’s also the other implementation of signal processing. Next, my final project still concerning with my research before, it’s about implementation of blind source separation method to analyze rotational machinery fault. In this project I’ll compare the method with using before (instantaneous frequency and cepstrum analysis).

After graduate from Engineering Physics, my plan is continue my study to higher level, graduate student. I hope I can get scholarship so I can continue my research and my study.

Quranic Blue Energy

Akhir – akhir ini orang sering membicarakan isu yang sedang hot, blue energy. Semenjak penemuan Mas Joko, wong nganjuk yang diklaim penemu dan pencipta blue energy dari indonesia ini dunia seakan gempar: Ternyata air bisa dijadikan bahan bakar ! lha terus kenapa selama ini kita masih pakai minyak?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas marilah kita sama2 berpikir. Air terdiri atas dua senyawa, yakni Oksigen (O2-) dan Hidrogen (H+). Nah tentu saja secara logis unsur air ini dapat dipecah menjadi senyawa penyusunnya tadi, Hidrogen dan Oksigen dimana senyawa Hidrogen merupakan senyawa yang dapat digunakan sebagai sumber energi (contoh real: Bom Hidrogen). Namun, sejak zaman baheula hingga sekarang saya belum tahu dan belum paham (meski akhir2 ni sudah banyak yang menjelaskan hal itu) dengan reaksi apakah utuk memecah air dan mendapatkan hidrogen-nya. Dalam Al-Quran Surat Al- Takwir ayat 6 Allah berfirman :


Artinya adalah : Dan apabila lautan telah meluap (menjadi api).. Surat At-takwir merupakan surat yang menceritakan tentang hari kiamat, dan pada saat itu Allah mengubah lautan menjadi api. Inilah clue-nya !! Allah sudah memberitahukan kepada kita bahwa laut “bisa” menjadi api. Bagaimana caranya ? Itulah permasalahannya. Dan permasalah itu sudah mulai terkuak. Selain mas joko dari nganjuk, Rektor UMY jogjakarta juga mengklaim bisa membuat air untuk menghasilkan api, ia menamainya banyugeni.


Reaksi pemisahan hidrogen dari air menggunakan prinsip pemecahan air atau dikenal dengan water-splitting atau bisa juga dengan cara electrolysis (pokoknya gimana caranya H+ dan 02- terpisah, silakan lihat buku2 kimia tentang reaksi ini). Nah ternyata teknologi pemisahan ini tidak murah alias mahal. Bahkan menurut perhitungan masih lebih murah minyak untuk menghasilkan listrik (kalo dipake untuk pembangkit). Sedang untuk bahan bakar, katanya sih teknologi ni jauh lebih efisien dari pada BBM. Mahalnya teknologi, disamping memang teknologi ini juga baru ditemukan (air untuk bahan bakar) menjadi alasan apakah teknologi ini layak untuk dilanjutkan.. Mungkin kita hanya bisa menanti, atau beberapa dari kita akan mencoba terobosan baru optimasi teknologi blue energy ini. Saya bermimpi, kelak suatu saat yang kita masukkan dalam tangki bahan bakar bukanlah bensin atau sejenisnya, melainkan air. Proses pembentukan hidorgen menyatu pada mesin kendaraan tersebut. Ataukah kita menunggu hingga kiamat untuk mengubah air (laut) menjadi Api ??

Special Adventure : Penanjakan, Bromo dan Madakaripura

Awalnya sih cuma mau survey tempat buat outbond, tapi biar ga mubadzir sekalian aja dipakai buat jalan-jalan. Berangkat dari surabaya pagi jam 7.30 menuju PPLH Seloliman, Trawas Mojokerto. Di perjalanan mampir ke rumah temannya titon di sawotratap dekatnya juanda, karena orangnya ngga ada so perjalanan kami lanjutkan kembali. Seperti biasa, di porong macet, tapi itu bukan masalah. Setelah melewati porong kami belok kanan menuju PPLH Seloliman lewat watukosek, Gempol. Dipandu oleh papan penunjuk arah, kami dengan mudah menemukan tempat tsb. Pemandangan saat perjalanan pun begitu mempesona, tak lupa kami mengabadikannya melalui jepretan kamera digital.
 
PPLH ternyata emang ga murah, biaya per-orang untuk acara yang mau kami adakan mencapai hampir 200 ribu per-orang per-malam. Padahal obyek kami adalah mahasiswa yang uangnya pas-pasan. Walhasil kami mencari tempat alternatif lain. Beberapa ratus meter dari PPLH kami menemukannya, sebuah villa yang cukup strategis meski terkesan tidak terawat. Strategis karena letaknya tepat di depan jalur pendakian gunung penanggungan, di bawahnya juga ada balai desa dan masjid. View-nya pun, wow.., sungguh bagus. Kami tanya-tanya dan kebetulan berjumpa langsung dengan penjaga villa tsb.

Perjalanan berlanjut, karena orang yg mw kami inapi nanti malam belum pulang, kami jalan2 dulu ke Bangil ke rumahnya Sofyan dan Totok. Rencana puasa hari itupun terpaksa ku batalkan karrna kami disuguhi berbagai makanan. Kenyang, sorenya kami menuju Leces, Probolinggo dan bermalam di sana.
A photo posted by Bagus Tris Atmaja (@bagustris) on

Continue...

Wednesday, June 18, 2008

Mabit Akademik, Belajar Fisika Sambil Bina Iman Taqwa

Susabaya, ITS Online. Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang berilmu. itulah yang disampaikan oleh Bagus Triatmajaya, salah satu anggota Fusi Ulul Albab, wadah kajian Islam mahasiswa Teknik Fisika. Menukil ayat Alquran, ia ingin memotivasi para mahasiswa yang mengikuti Malam Bina Iman Taqwa (mabit)Akademik. Mabit ini juga berisi tutorial serta pembahasan soal mata kuliah Fisika Dasar II.
Bertempat di masjid Manarul Ilmi, Fusi Ulul Albab memang telah beberapa kali mengadakan kegiatan seperti ini. ”Ini merupakan Program Kerja dari departemen Syiar kajian kami,” jelas Sukho Bagus, ketua umum Fusi Ulul Albab.

Berbeda dengan beberapa lembaga kajian Islam mahasiswa yang lain. Fusi ulul albab memang melakukan pendekatan syiar lewat akademik. ”Program Mabit akademik ini memang telah menjadi salah satu pendekatan kami dalam syiar,” lanjutnya.

Sebelum pembahasan soal Fisika, acara Mabit ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-quran serta kajian singkat yang intinya memotivasi para peserta Mabit. “Ini cara kami, beri motivasi dulu setelah semangat baru kami adakan tutorial,” tukas Sukho.

Para peserta yang mengikuti Mabit ini pun merasa terbantu. Beny Zakaria misalnya. Mahasiswa Teknik Elektro 2007 ini mengaku bila acara semacam ini cukup membantu. ”Semester lalu saya juga ikut, dan saat subuh tiba kami bisa langsung mengikuti kajian subuh yang ada di masjid,” jelasnya.

Selain itu Aji Wiratama, salah satu peserta dari jurusan Fisika juga merasa senang dengan adanya acara ini. Mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti acara ini berharap tutorial dan Mabit ini akan membantunya dalam mempersiapkan ujian akhir Semester Fisika Dasar II yang akan dihelat dua hari lagi. ”Ujiannya hari selasa,” ungkapnya.

Metode mabit seperti ini diharapkan akan mendongkrak peserta di akademis dan menambah iman taqwa. Selain tutorial, peserta mabit juga dapat melaksanakan sholat Qiyamul lail. ”Kami masih berusaha mematangkan metode ini. Selain tutorial kami juga mengajak peserta sholat Qiyamul lail. Dan saat subuh akan kami adakan simulasi,” jelas Sukho.

Simulasi ini tambahnya diharapkan akan mengukur pemahaman peserta pada Fisika. ”Kami buat empat soal dan waktu pengerjaan sama seperti ujian yang sebenarnya,” ujar Sukho.

Namun adanya program ini tampaknya masih belum dapat tersebar luas. Fusi Ulul Albab hanya mengadakan publikasi di masjid Manarul Ilmi dan mengundang beberapa mahasiswa kajian terdekat. ”Kami publikasi di Masjid dan beberapa anggota Kajian jurusan di sekitar Teknik Fisika,” katanya.(yud/asa)

Monday, June 16, 2008

Wuzzz, Roket RX-320 itu meluncur...

Roket warna putih itu mengambil posisi sudut 60 derajat. Jam menunjukkan pukul 06.15 WIB. Hitungan mundur dimulai. Tiga… dua… satu. Ketika hitungan menyentuh angka nol, mesin roket pun menyala. Dan wuss... roket seberat setengah ton itu membelah angkasa, meninggalkan jejak putih.
Roket berspesifikasi panjang 4,736 meter, diameter 32 sentimeter, dan berat total 532 kilogram itu menjangkau jarak 42 kilometer. Capaian itu mengacu pada data global positioning system (GPS) yang dipasang di roket. Data terakhir menunjukkan angka 42,1 kilometer. Pada saat itu, posisi roket masih terbang di atas laut selatan.
Itulah uji terbang roket RX-320 di Stasiun Uji Terbang Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, 19 Mei lalu. Roket yang diluncurkan itu merupakan roket buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang terbesar. Roket itu berhasil meluncur mulus. "RX-320 didesain mendekati Exocet. Itu bukan untuk uji ketinggian," kata Soewarto Hardhienata, Deputi Bidang Teknologi Wahana Dirgantara Lapan.
Uji terbang RX-320 untuk pertama kalinya itu disaksikan para pejabat Lapan. Selain Soewarto Hardhienata, hadir pula Yus Kadarusman Markis, Kepala Pusat Teknologi Wahana Dirgantara, dan Toto Marnanto Kadri, Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara. Peluncuran roket itu merupakan satu tahap uji rancang bangun roket peluncur satelit pertama di Indonesia.
Roket ini membawa muatan payload engineering test untuk mendiagnosis perilaku aerodinamika, olah gerak, trayektori, dan kondisi lingkungan. Data itu dapat diterima Stasiun Bumi Telemetri, Tracking and Command. Soewarto Hardhienata mengatakan, keberhasilan itu merupakan tahap awal untuk mendukung program pembuatan roket peluncur satelit secara mandiri.
Tahap berikutnya, Lapan akan menguji statis roket RX-420. Pengujian yang direncanakan Juni itu dilakukan di darat terlebih dulu. “Kalau semuanya lancar, awal tahun depan akan menjalani uji terbang," katanya. Bila RX-420 sukses terbang, uji selanjutnya adalah menerbangkan sambungan RX-420 dan RX-320.
"Karena roket pengorbit satelit itu susunannya terdiri dari empat tingkat," ujarnya. Tingkat pertama hingga ketiga adalah roket RX-420, sedangkan tingkat keempat roket RX-320. Total roket yang dibutuhkan enam biji. Susunan itu diapit dua roket RX-420. "Pada tingkat pertama masih ditambah booster. Ada dua booster RX-420 juga. Jadi, yang paling bawah itu ada tiga roket RX420," katanya.
Jika semuanya lancar, pembuatan roket peluncur satelit pun bisa dimulai. Karena roket peluncur satelit harus sanggup menjangkau ketinggian 314 kilometer. Roket peluncur satelit rencananya terdiri dari empat tingat dari dua jenis roket, yaitu RX-420 dan RX-320. "Kami sudah membuat granddesign-nya untuk pengorbit satelit. Dalam jangka waktu ke depan akan kita uji satu-satu," tuturnya.
Untuk menanam satelit dibutuhkan kecepatan minimum 7,8 kilometer per detik. "Untuk mengimbangi gravitasi, sehingga satelit yang dilempar di orbit tidak turun," katanya. Menurut Soewarto, membutuhkan waktu empat hingga enam tahun untuk membangun roket peluncur satelit itu. "Itu kalau situasinya tenang-tenang saja seperti saat ini," ia menambahkan.
Dengan teknologi semacam itu, berat satelit yang dibawa adalah 5 kilogram (nanosatelit). Padahal, Lapan semula memprogramkan dapat mengorbitkan mikrosatelit seberat 50 kilogram, dengan roket pendorong RX-520. Namun, karena terbentur biaya, akhirnya dipilih satelit nano. “Kami mencoba memanfaatkan yang kami punya," ujarnya. Sebab, secara teknologi, Lapan menguasainya. "Problemnya bukan di teknologi, melainkan pada anggarannya," ungkapnya.
Untuk membangun roket peluncur satelit empat tingkat, dibutuhkan biaya sekitar Rp 400 milyar. Sedangkan anggaran untuk Pusat Peroketan Lapan hanya Rp 40 milyar per tahun. Untuk Lapan, anggarannya Rp 230 milyar per tahun. Situasi pendanaan yang demikian menyebabkan Lapan menurunkan kelas roket pendorong bermuatan 50 kilogram (mikrosatelit) menjadi 5 kilogram (nanosatelit).
Dengan menurunkan daya angkut tersebut, biaya yang dibutuhkan menjadi lebih irit. Bandingkan dengan pendorong RX-520 yang mampu mengangkut 50 kilogram, yang butuh biaya Rp 1,2 trilyun. Biaya ini termasuk untuk pengadaan peluncur roket RX-520 yang harus diimpor. "Sebenarnya kami sudah mampu mengembangkan RX-520. Tapi, ya itu tadi, biayanya mahal, " katanya.
Lain halnya dengan RX-420. Menurut Soewarto, pihaknya sudah memiliki roket sekaligus peluncurnya. Karena itu, Lapan memprioritaskan program roket jenis ini. “Keberhasilan uji terbang kemarin merupakan tanda bahwa kami memulai program itu," ia menegaskan.
Sejauh ini, Lapan mendapat mandat pengembangan roket jarak menengah untuk kepentingan sipil. Antara lain pengembangan roket pengangkut satelit. Sedangkan roket untuk persenjataan berada di luar kewenangan Lapan. Namun Lapan membuka diri bagi pihak militer untuk memanfaatkan teknologi yang dikembangkannya.
Semua roket yang digunakan untuk membangun roket peluncur satelit menggunakan bahan bakar (propelan) padat produksi Lapan. Yakni amonium perklorat. Terdapat dua jenis propelan padat: komposit dan double base. Yang pertama ada beragam jenis, tapi yang populer adalah amonium perklorat karena kandungan energinya tinggi. Lapan sanggup memproduksi propelan padat 10 kilogram per bulan.
Pembuatan AP (NH4-ClO4) di lab Lapan, menurut Heri Budi Wibowo, Kepala Bidang Material Dirgantara Lapan, dilakukan dengan proses elektrolisis secara bertahap. Garam dapur (NaCl) dimasukkan ke larutan asam buffer bernitrogen, kemudian dielektrolisis --dengan setrum bertegangan listrik tertentu. Terbentuknya AP itu melalui beberapa tahap elektrolisis. Untuk memisahkannya dari bahan yang lain, dilakukan pendinginan. Pada suhu minus 20 derajat, kristal AP terbentuk, tinggal dipisahkan.

Sumber:arthazone.com dari gatra

Thursday, June 12, 2008

Ayo bersepeda pancal ke kampus..

Ha..ha..ha akhirnya keturutan juga keinginanku untuk bersepeda pancal ke kampus. Meski udah semester 6 dan insyaAllah tinggal setahun lagi, tapi nggak masalah. Nggak ada kata terlambat. Daripada ikut demo menolak kenaikan BBM, capek, laper trus ungkrang-ungkrung di jalan dengan tujuan nggak jelas lebih baik lakukan langkah konkrit. Pas nggak punya uang lebih buat beli BBM (ato kalopun punya mending buat beli yang lain), pas punya keinginan berlebih, pas lagi ada isu global warming, pas lagi krisis energi dan pas-pas yang lain, mancal ke kampus merupakan solusi terbaik...

Jarak-rumah kampus nggak sampe 10 km, berarti pp (pergi pulang) nggak nyampe 20 km. Bisa sekalian berolahraga, begitu pikirku dulu. Ternyata benar, sehari minimal dua kali aku berkeringat: ketika berangkat dan pulang kul. Efek lainnya, jadi ngos-ngosan ketika nyampe di ruang kelas ato pas nyampe di rumah. Masih banyak manfaat bersepeda selain menyehatkan badan. Yang paling kerasa tentu saja kantong kita bisa jadi lebih hemat karna (buatku) bersepeda ini mengirit lebih dari 50 % dana buat BBM. Biasanya hampir separu jatahh bulananku tersita untuk beli BBM. Sekarang, cuma sekitar seperempatnya saja. Dengan besepeda kita juga mikir untuk kelayapan kemana-mana soalnya ya itu tadi... takut kecapekan.


Berkaitan dengan isu krisis energi. Mancal ke kampus tentu saja mengirit bahan bakar. yang irit mungkin bahan bakar pribadi (tapi yang ini juga bisa diirit lho, dengan puasa misalnya). Dengan mengirit bahan bakar tentu saja memperlama lifetime dari bahan bakar fossil yang diprediksi akan habis beberapa tahun lagi. Liat tu teman2 mahasiswa kita, mereka berdemo menolak kenaikan BBM, tapi dari kampus ke kost aja yang cuma beberapa meter mereka menggunakan sepeda motor pa itu nggak pemborosan namanya...


Berkaitan dengan isu pencemaran udara yang berhubungan langsung dengan global warming, sepeda motor tu ternyata lebih mencemari udara dibandingkan dengan kendaraa roda empat. Coba liat berapa banyak sepeda motor dijalan dibandingkan jumlah kendaraan roda empat. Data tidak akurat yang saya terima, sepeda motor empat kali mencemari lebih banyak daripada mobil. Dengan tidak memakai sepeda motor berarti kita menghambat laju pemanasan global= mengurangi pencemaran udara...


Nah parahnya, dampak-dampak negatif lingkungan tersebut dan juga krisis energi ternyata lebih banyak diakibatkan oleh sepeda motor daripada kendaraan lainnya. Dan salah satu oknum pengguna sepeda motor terbanyak adalah mereka yang menyebutnya mahasiswa !! Ayo dunk mas-mas mahasiswa, jangan cuma teriak2 menolak kenaikan BBM namun sampeyan sendiri boros BBM. Menolak kenaikan TDL padahal komputer sampeyan di kampus dan di kost nggak pernah mati. Ngaca dunk !! jangan cuma ngomong doank, lakukan langkah konkrit !! Ayo besepeda pancal ke kampus !!

Monday, June 09, 2008

Kelebihan umat Muhammad

Berdasarkan suatu hadist ada tiga kelebhan yang dimiliki umat Rasulullah dibanding umat-umat yang lain. Tiga kelebihan tersebut adalah sebagai berikut:
1.Shofnya lurus seperti malaikat.
Shof malaikat sangat lurus dan rapi seperti anak panah yang akan lepas dari busurnya. Rasul menyeru kita untuk merapikan shof, merapatkannya dan melarang untuk berselisih. Perselisihan terjadi karena kita seenaknya sendiri dalam mengatur shof. Batas rapatnya shof diriwayatkan seperti anak domba sampai tidak bisa melewatinya. Shof yang rapatpun menyebabkan setan tidak bisa lewat, oleh karenanya tidak akan terjadi perselisihan.
2.Dijadikan semua tempat dibumi sebagai tempat ibadah.
Tidak seperti umat-umat terdahulu yang ketika beribadah harus di tempat ibadahnya (di ka’bah dll), semua tempat dimuka bumi ini merupakan masjid tempat ibadah bagi umat muhammad. Namun, ada dua tempat yang perlu dihindari untuk dijadikan tempat ibadat yakni kamar mandi (termasuk WC) dan tempat menyembelih hewan.
3.Dan, tanahnya bisa dijadikan untuk bersuci.
Tak ada air tanah pun jadi. Bahkan bila tak ada tanah (seperti ketika di kendaraan) debu di dinding pun bisa dijadikan sarana untuk mengambil tayammum.
Sudah sepantasnya kita berbangga dengan kelebihan kita. Jika bisa dan mau, manusia bisa jauh lebih mulia dari malaikat. Namun ungat sebaliknya, manusia juga bisa jauh lebih hina daripada binatang..

My Pen : Hitech C 0.3


Bukannya mau mempromosikan merk suatu pulpen, disamping menyebutkan kelebihan saya juga akan mengemukakan kekurangannya serta cara repair bila ada masalah. Inilah senjata saya selama ini : Pilot Hitech C 0.3 !!

Kelebihannya adalah tentang kualitas tulisan. Menulis dengan Hitech-C akan menghasilkan tulisan yang lebih rapi daripada menulis dengan pulpen yang ukurannya lebih besar. Karena umumnya ukuran pulpen ini 0.3 atau 0.4 maka akan sangat cocok untuk menulis dengan tingkat kejelasan yang baik sehingga dapat tulisan yang dihasilkan dapat dibaca dengan baik pula. Khusus para santri di pondok pesantren, pulpen jenis ini sangat cocok digunakan untuk maknani kitab kuning. Konon katanya, maknani kitab kuning dengan pulpen ini bisa tahan (tulisannya tetap terbaca) sampai bertahun-tahun. Sedang dengan pulpen lain, tulisan akan menghilang (kabur/menguap), setelah beberapa tahun.

Reparasi
Kekurangan pulpen hitech-c adalah pada daya tahan-nya yang rendah. Sekali pulpen ini jatuh maka Wassalam! Karena ukurannya kecil, selain nilai plus, itu juga menjadi nilai minus, karena ketika jatuh ujung pulpen langsung bengkok. Anda bisa mengganti ujung pulpen tersebut dengan ujung pulpen hitech-C lain yang tidak terpakai. Bila lama tidak digunakan, kadang tinta pulpen hitech-C juga mengering di ujungnya. Solusinya adalah dengan membakar bagian ujungnya saja (jangan sampai merembet ke tengah atau ujung yang lain) atau merendamnya dalam air agar sumbatannya terlepas/mencair.

Thursday, June 05, 2008

The Power of Mind

Kelebihan manusia dari makhluk yang lain sampai bisa-bisa nya manusia dikatakan bahwa ia adalah makhluk paling sempurna seantero bumi ini adalah karena manusia memiliki akal. Karena dari akal itulah manusia memiliki kemampuan untuk berpikir. Dan berpikir adalah kemampuan atau bisa juga dikatakan kekuatan terbesar yang dimiliki oleh seorang manusia. Karena dengan berpikir manusia bisa menciptakan suatu peradaban yang sangat besar, contohnya nich peradaban Islam dimana berbagai pengetahuan maju dengan pesat dan orang – orangnya mempunyai budi pekerti yang bener-bener luhurnya luar biasa. Tetapi pemikiran yang salah juga bisa lho bikin manusia yang harusnya beradab jadi ‘biadab’ seperti penganiayaan yang dialami kaum Muslimin yang terjadi di Irak, Palestina, penjara Guantanamo dan beberapa Negara di Timur Tengah. Dari sedikit ulasan diatas kita tahu bahwa kekuatan terbesar manusia itu ada dalam otaknya yaitu dalam alam pikirannya.

Didalam kehidupan ini berbagai masalah selalu saja hadir silih berganti, dan manusia selalu berpikir untuk menyelesaikan dengan cepat dan tepat. Bagaimana caranya yaitu dengan cara berpikir yang efektif dan idealis. Apaan, tucH??


Berpikir efektif yaitu suatu metode berpikir yang cepat dan tepat dengan mempertimbangkan segala aspek yang ada, tetapi bukan gaya berpikir yang reaksioner, lho. Sedangkan berpikir yang idealis yaitu berpikir yang sesuai dengan kaidah tertentu, yang sesuai dengan fitrah kita sebagai manusia, yang menentramkan hati kita, dan memuaskan akal kita, berpikir sesuai dengan aturan yang dibikin oleh Allah, yaitu Islam. Kenapa kita harus berpikir sesuai dengan aturanNYA ? karena Dialah yang menciptakan kita, secara otomatis maka Dialah Dzat Yang Maha Tahu atas apa yang ada pada diri kita luar dalemnya. Dan gaya berpikir ini harus kita lakukan dalam semua aspek kehidupan kita baik itu cara begaul, cara pake’ baju, cara bermasyarakat, cara menghukumi segala sesuatu yang terjadi dengan hukum-Nya. Sehingga tidak terjadi ketimpangan. Kalo’ cara beribadah kita pake’ aturannya Yang Ngasih kita nyawa tapi dalam kehidupan sehari – hari kita pake’ aturannya kita sendiri itu konyol namanya, soalnya ga’ sinkron. Lagian DIA pasti lebih tahu apa yang terbaik buat diri kita apa yang nggak. Inget ga’ ada pepatah yang ngomong kalo’ apa yang terbaik menurut kita itu belum tentu yang terbaik buat kita, apa yang jelek buat kita itu belum tentu itu jelek buat kita. Karena kita bukanlah pembuat dari diri kita sendiri. Itulah berpikir efektif dan idealis.


Terus esensi berpikir sendiri itu adalah agar terjadi perubahan dalam kehidupan kita. So, agar terjadi perubahan yang positif dalam diri kita maka berpikirlah yang efektif dan idealis. N’ gimana nasib orang2 yang ga’ mau berpikir?? Ga’ mau berpikir maka tak aka nada perubahan dalam dirinya, tak ada perubahan maka artinya sama ja kayak orang mati. Hi….. seremmmmm!!!

NB: tulisan ini BUKAN TULISAN SAYA, saya cuma 'nyuri' dari flashdisk yang saya pinjam. Semoga empunya tulisan ini ikhlas dan bermanfaat bagi kita semua. Amiin..

Monday, June 02, 2008

Fisika Teknik atau Teknik Fisika ??

Setiap kali ditanya orang: kuliah dimana di jurusan apa Mas ? saya pasti bingung menjawabnya. Kadang saya menjawabnya Fisika Teknik, kadang saya balik menjadi Teknik Fisika, Kadang Cuma saya sebut almamater saya, ITS, atau fakultas saya Fak. Teknologi Industri. Bukannya saya nggak pede dengan jurusan saya, namun saya bingung kalau disuruh menjelaskan apa itu fisika teknik atau teknik fisika. Yang benar yang mana ya..? Ortu saya pun nggak pernah benar kalau ditanya: Anaknya kuliah dimana Pak, Bu ? jawabannya pasti saya kuliah di fisika (fmipa), beda banget..

Bidang-bdiang kajian teknik fisika, searah jarum jam dari pojok kanan atas: laser fotonik, wind turbine renewable energy, material, robotics, kontrol, solar cell (Sumber: McMaster Univ.)

Dari sisi histori (penyebutan teknik fisika juga dikarenakan kesalahan histori), memang fisika teknik itu sempalannya dari fisika. Kala itu di fisika (fmipa) ada beberapa bidang minat dan salah satunya yang paling populer adalah fisika teknik. Karena suatu alasan maka fisika teknik di pisahkan dari fisika murni dan sejak itulah departemen teknik fisika berdiri (ITB, 1954).


Fisika teknik di indonesia diadopsi dari belanda (Natuurkunding Ingenieurs), namun anehnya sekarang katanya sudah tidak ada lagi bidang fisika teknik di Belanda. ’Engineering Physics’ malah berkembang pesat di Amerika dan kanada. Beberapa diantaranya memakai istilah ’Engineering Science’. Di Belanda, kini yang ada applied physics, yang berbeda dengan engineering physics.


Kembali ke indonesia, fisika teknik (sementara saya sebut fisika teknik, fistek) Cuma ada di beberapa perguruan tinggi (PT). Hanya 3 PTN dan 1 PTS yang membuka program studi fistek. Secara umum fistek di PT tersebut sama, terdiri atas pilar–pilar ilmu fisika dan teknik yakni: instrumentasi & kontrol, fisika bangunan, akustik dan proses material. Cuma, biasanya ada satu bidang yang lebih menonjol seperti Teknik Nuklir di fisteknya UGM, Instrumentasi Kontrol di fisteknya ITB atau Photonics di fisteknya ITS.


Kalau disuruh menjelaskan, apa sih fistek itu? Jawabannya ya bisa bermacam-macam. Orang ITB menyebut fistek sbg All Around Engineer, Sedang kami di ITS menyebut fistek sebagai jembatan sains dan teknologi. Fistek laksana lautan yang dalam dan luas, kalau diibaratkan makanan fistek itu spt gado-gado yang terdiri dari berbagai macam lauk..


Kalau ditanya alumni, jangan nanya. Menristek skrg orang fistek, rektor ITB beberapa waktu yg lalu jg orang fistek, ketua dewan ristek nasional jg orang fistek, peraih gelar engineer termuda peraih ’the green belt in six sigma’ jg orang fistek, bahkan gubernur gorontalo pun juga orang fistek. Jadi buat yang mau SPMB atau UMPTN or what everlah namanya skrg, jangan ragu-ragu utk masuk fistek... apalagi fistek ITS !!(meski orang2 hebat yg saya sebutin tadi semua dari fistek ITB, hehe...).


Kembali lagi ke judul, yang benar FISIKA TEKNIK atau TEKNIK FISIKA?? Pada kurikulum 1995 untuk Perguruan Tinggi, SK Menteri memberi nama program studi FISIKA TEKNIK. Tapi ANEHnya (dan lucu juga) tahun 1996 DIKTI berdasarkan SK Menteri memberi nama program studi TEKNIK FISIKA. Mana yang benar ? kemungkinan DIKTI ’salah ketik’ ketika mengetikkan SK, begitu menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya. Ya udah, karena udah ’salah ketik’ kita ikuti aja. Apalah arti sebuah nama ? begitu shakespeare pernah berujar. Entah itu FISIKA TEKNIK, TEKNIK FISIKA, Engineering Physics, Applied Physics, Physical Engineering, Engineering Science atau bahkan TEKNIK FISIKA TEKNIK, yang penting kita tetep semangat belajar !! Mau tak mau, karena SALAH KETIK, kita akhirnya pake nama TEKNIK FISIKA !!

Saturday, May 31, 2008

Keep u'r Lisan

Lisan, pada pengajian barusan dikupas habis2an. Jangan kau sangka kebanyakan orang masuk neraka itu karena perbuatannya, namun karena lisannya. Sepatah kata dapat Membuat Allah Murka (like this: Cari rejeki haram aja sulit apalagi cari yang halal ?? OR bangga terhadap orang2 kafir and so on..), sebaliknya menjaga lisan dapat membuat kita selamat dunia akhirat, ”diamlah” kalau itu bukan urusanmu, begitu lanjutannya. Mengatakan kejelekan orang meski itu benar termasuk ghibah, kalau menjelekkan orang yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya itu termasuk bukhtan, Dosanya lebih besar dari pada seorang pelacur. Bagaimana bisa ?kalau seorang pelacur minta ampun ia akan diampuni, namun kalau orang yang ghibah atau bukhtan minta ampun ? dia harus minta maaf ke orang lain, baru Allah akan memaafkan. Sesungguhnya orang-orang yang bangkrut bukanlah orang kaya yang kehilangan hartanya namun orang yang suka melaksanakan sholat, puasa dan membayar zakat tapi dia tidak bisa menjaga lisan dan tangannya, sehingga kelak amal perbuatannya itu diminta oleh orang lain yang pernah dia omongkan kejelkannya atau pernah ia pukul. Na’udzubillah.. Bahkan Ummul Mukminin, Aisyah ra, pernah pernah meludahkan darah kotor disertai daging ketika ia mengatakan pada rasul bahwa istrinya yang saat itu datang bertubuh pendek. Semoga kita termasuk orang-orang yang selamat, Amiin.

Saturday, May 24, 2008

Akhirnya BBM naik juga

Setelah mengantri hampir setengah jam di POM, akhirnya tangki sepedaku terisi bensin. Segar, begitu kata motorku setelah minum 2,5 liter bensin yang harganya beberapa menit lagi saat itu akan naik. Sebagai orang yang nggak punya, naiknya BBM ini jelas memberatkan. Tapi mau tak mau, BBM pun tetap naik. Trus gimana ? yo trimo wae,, sampe' dhower koen berorasi BBM yo tetep naik, itu kata temanku (yg gi duduk di sampingku).

Aneh, padahal selama ini perusahaan minyak (like schlumberger, Total, Shell, Chevron, etc) untung besar. Nah, negara kita kan penghasil minyak, harusnya kita untung besar dengan kenaikan harga minyak dunia. Lha kok Pertamina malah buntung, bukan untung, hingga menaikkan harga BBM saat ini. Nggak taulah, sekali lagi kita terima aja...

Sebenarnya saya merasa minyak fosil (BBM) tidak akan habis selama pengeksplorasian dan penggunaanya sesuai aturan, karena Allah meciptakan bumi seisinya (include fossil fuel) untuk manusia. Namun yang terjadi di lapangan ternyata banyak penyimpangan sejak eksplorasi minyak sampai dengan penditribusiannya.Karena minyak (katanya) akan habis so mau tak mau kita harus mencari sumber energi lain yang baru dan terbarukan (kata dosen 'Teknik Konversi Energi' saya). Beberapa energi alternati itu diantaranya adalah : Biofuel (tugas TKE saya), Biomass (ini praktikum fisis III saya), Biogas (ini yang saya ikutkan LKTM di tingkat kampus), dan lain sebagainya.

Melihat orang antri bahan bakar, baik itu LPG, minyak tanah, ataupun BBM rasanya kok hal itu tidak pantas terjadi di negeri ini. Negeri kita kaya akan potensi SDA, tidak hanya fossil tapi juga bahan-bahan nabati yang dapat dijadikan sumber energi. Jarak (Jathropa) selama ini sudah diteliti untuk dijadikan BBM, tapi kok ya lama sekali perkembangannya. kapan kita bisa menggunakan minyak jarak untuk BBM ? sekarang pun sebenarnya sudah bisa, permasalahannya hanya pada SDM-SDM kita, sejauh mana mereka mau dan mampu mengaplikasikan ilmunya untuk hal yang bermanfaat ini. Kabar yang saya baca dari internet, salah seorang akan mendirikan kilang bioethanol secara besar-besran di negeri ini. Singkong, yang selama ii hanya kita makan akan naik derajatnya sebagai bahan utama penghasil biethanol, sedang jrak dikembangkan untuk menghasilkan biodiesel. (biodiesel untuk menggantikan solar sedangkan bioethanol untuk menggantikan gasoline/bensin).
Nah saya sendiri sudah menyiapkan sepeda pancal teman saya untuk menggantikan sepeda motor saya. Nggak kuat untuk belin bensin, mending dipake untuk beli buku yang bermanfaat, tul ga ??

Yang berminat dengan energi natural (tanpa listrik dan energi lainnya) silakan kunjungi blog kroni saya, 'ikal the boikoters' beliau ahlinya di bidang ini (3 proposal PKM, 1 paten).

Thursday, May 22, 2008

Konsep Membangun Negara: Q.S Al-Maidah 12

Dan sesungguhnya Allah telah membuat perjanjian dengan Bani Israil dan mengangkat 12 orang mereka (anak Nabi Ya’kub) menjadi orang-orang yang terpilih: ada yang bagian menurunkan panglima-panglima, ada yang bagian menurunkan Nabi-nabi dll. Selanjutnya Allah akan membela manusia jika:

1. Mendirikan Sholat
Sholat merupakan tiang agama, semakin kuat pancangannya maka semakin tegak agama itu berdiri. Jikalau semua orang islam di negeri ini sholat di masjid; sebanyak apapun mushola, semua, berapapun jumlah masjid tidak akan mencukupi. Sayang yang sholat di masjid hanya beberapa orang padahal semakin banyak dan megah masjid di bangun. Selama ini saya sendiri menilai seseorang dari sholatnya. Senakal apapun orang itu, selama dia masih menjaga sholat jamaahnya maka saya masih menganggapnya baik, apalagi kalau dia bisa sholat subuh berjamaah.

2. Membayar Zakat
 
Pada zaman khalifah Umar bin Abdul Aziz (memerintah hanya 32 bulan), negara hanya hidup dari zakat, infak dan shodaqoh. Tidak ada hasil tambang maupun pertanian. Namun negara bisa membayari hutang-hutang semua orang miskin dan bahkan menyuruh pemuda-pemuda untuk menikah, negara yang membiayai pernikahannya. Dengan begitu tidak ada lagi kemiskinan dan perzinaan. Semuanya hanya berasal dari zakat.

3. Percaya kepada Rasulullah
Beriman kepada Rasul itu wajib, tanpa sedikitpun keraguan. Apapun kata rasul kita harus sami’na wa atho’na. Tidak seperti beberapa ulama di negeri ini yang jika diberi tahu suatu hadist langsung menimpali; apakah hadist itu shohih? Ini sangat tidak sopan, apakah kita mau su’uszon pada Rasul? Pantas saja musibah menimpa negeri ini kalau akhlaq ulama’nya kepada rasul seperti itu.


4. Membantu Rasulullah
Selanjutnya, kita wajib membantu rasul terutama dalam mensyiarkan agama islam, Beramar ma’ruf nahi munkar. Dengan membantu Rasul berarti kita telah meneladaninya dan balasannya akan jauh lebih besar.


5. Shodaqoh
Menghutangi termasuk shodaqoh, apalagi yang kita hutangi adalah Allah. Kalau manusia saja dipinjami uang akan membalasnya, bagaimana dengan Allah? Pasti balasannya jauh lebih besar.


Lima hal tersebut merupakan konsep membangun negara yang disebutkan dalam Quran. Tidak harus menggembor-gemborkan negara islam. Jika semua itu bisa dilakukan mulai diri sendiri maka niscaya kita akan mendapatkan surgaNya, tidak hanya surga akhirat tapi juga surga duniawi ini. Namun jika kita kufur, sungguh kita akan tersesat dan jauh dari jalan lurus yang diridhoiNya.


(source: dari pangajian tadi pagi, Tafsir Al-Maidah:12)

Tuesday, May 20, 2008

Self Control System

Block diagram self control system
Pada sistem pengendalian (control system), suatu sistem dapat dimodelkan melalui blok diagram yang mengandung fungsi transfer berupa persamaan matematis. Pada bagian ini saya mencoba mengaplikasikan sistem pengendalian tersebut untuk mengendalikan diri, self control system (self CS).

Pada umumnya sistem pengendalian umpan balik (feedback CS) terdiri atas empat elemen utama: Controller (pengendali), Actuator (penguat), Plant (Proses yang dikendalikan) dan Feedback (umpan balik). Pada Self CS, bertindak sebagai controller (pengendali) adalah Al-Quran, Actuatornya adalah Al Hadist, Proses yang dikendalikan adalah sikap/perbuatan diri sendiri dan elemen feedbacknya adalah hati (Qalbu).

Elemen-elemen tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
  1. Kontroler : Al-Qur’an.
    Kontroler merupakan elemen pengendali yang menghasilkan sinyal kontrol bagi plant. Al-Quran sebagai pedoman hidup juga berfungsi untuk mengendalikan diri kita. Ayat-ayat Alquran banyak yang memerintahkan untuk mengendalikan diri. Output dari kontroler ini adalah sinyal kontrol.
  2. Actuator : Al-Hadist.
    Actuator merupakan elemen penguat dan pengkonversi yang berfungsi untuk menguatkan sinyal kontrol dari kontroler menjadi sinyal baru dengan daya yang lebih besar dan sesuai daya yang dibutuhkan oleh plant. Jadi disini Alhadist memperkuat ’sinyal’ dari Al-Quran dan mengkonversinya sehingga menjadi lebih jelas agar isi Al-Wuran tersebut dapat dipahami dan diamalkan.
  3. Plant : Diri sendiri
    Plant merupakan proses yang dikendalikan. Disini variabel proses yang akan dikendalikan misalnya adalah sikap,amal,perbuatan, nafsu dan lain sebagainya yang keluar dari diri kita. Bagaimana caranya agar sikap kita sesuai dengan Al-Quran dan Al-hadist, disinilah proses itu berlangsung. Output sikap kita akan dumpan balikkan oleh hati untuk mengetahui besarnya Error, E (s).
  4. Feedback : Hati.
    Hati merupakan elemen pengumpan balik dimana output yang akan dihasilkan dibandingkan dulu dengan setpoint (input). Rasulullah pernah bersabda: ”Dengarkanlah kata hatimu..” meskipun ulama memfatwakan boleh, jika hatimu melarangnya maka jangan kamu lakukan. Setiap aktivitas yang akan kita lakukan akan diumpan balikkan (feedback) oleh hati untuk dibandingkan dengan Al-Quran dan Al-Hadist, begitu seterusnya.
Sedang secara matematis, blok diagram tersebut dapat disederhanakan menjadi fungsi transfer sebagai berikut:
Dimana :
GD(s) : Al-Quran dan Al-Hadist
GP(s) : Diri Sendiri
H(s) : Qolbu
C(s) : Ouput Sistem
R(s) : Input Sistem

Begitulah, apapun yang akan kita lakukan jika dikendalikan maka akan menghasilkan controlled variable (variable terkontrol/terkendali) C(s) yakni yang sesuai/sebanding dengan Al-Quran dan Al-Hadist (GD(s)). Hal itu terlihat dalam persamaan matematis di atas.

Akal (brain) sengaja tidak saya masukkan karena Agama ini tidak menurut akal, namun harus mengikuti/taat (yakin) pada ketentuan Allah SWT.

Semoga Bermanfaat. Bersambung di sini: Adakah self control system...?

Reference:
  • Nurlita Gamayanti ST, Modul Sistem Pengaturan (dowloaded from inherent.its.ac.id
  • Katuhiko Ogata, Modern Control System, Prentice Hall.
  • Etc.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...