Showing posts with label blogging. Show all posts
Showing posts with label blogging. Show all posts

Saturday, August 05, 2023

Melanggan Medium

Minggu ini saya memutuskan untuk melanggan Medium. Biaya langganannya 5 USD/bulan. Medium, bagi yang belum tahu, adalah platform penerbitan daring yang menyediakan ruang bagi penulis dari berbagai bidang untuk berbagi pandangan, pengetahuan, cerita, dan pengalaman mereka. Saya tertarik dengan Medium karena menawarkan beragam konten menarik, dari esai inspiratif hingga artikel informatif yang membahas berbagai topik. 

Ada beberapa alasan kuat mengapa saya memutuskan untuk melanggan Medium untuk setahun kedepan: 

  • Beberapa konten dengan kualitas tinggi hanya bisa diakses dengan melanggan.  Medium menempatkan kualitas konten di atas hal lain; banyak penulisnya adalah penulis buku. Mereka menggali topik dengan mendalam dan menawarkan sudut pandang yang unik, membuat saya selalu terinspirasi dan berpikir lebih jauh. 
  • Bisa dibayar dari program partner. Agar mendapatkan bayaran dari artikel yang kita tulis, kita harus menjadi pelanggan melalui Medium Partner Program.
  • Beragam Topik yang Menarik: Medium menawarkan berbagai macam topik yang bisa dipilih sesuai minat dan hobi saya. Entah itu teknologi, pengembangan diri, psikologi, budaya, atau bisnis, saya selalu menemukan konten yang relevan dan bermanfaat bagi pengetahuan saya. 
  • Komunitas dan Interaksi: Medium juga memiliki komunitas yang aktif dan ramah. Saya senang membaca komentar dan tanggapan dari pembaca lain yang menambah wawasan saya tentang suatu topik. Selain itu, Medium memiliki fitur "clap" yang memungkinkan saya untuk memberikan apresiasi atas tulisan yang saya nikmati. 
  • Memotivasi untuk menulis lebih. Saya pernah menulis untuk menulis satu artikel per minggu (https://bagustris.blogspot.com/2020/03/new-article-every-weekend.html). Namun, hal ini sangat sulit ternyata! Dengan medium, saya berharap target ini bisa tercapai (logika: karena berbayar saya harus menulis, tidak saja membacanya).

Saya akan lihat (evaluasi) setahun mendatang apakah Medium ini memberikan benefit yang lebih dari 5 USD/per bulan. Harapan saya untuk setahun mendatang adalah: 

  1. Lebih Banyak Artikel saya yang Menarik: Saya berharap untuk menemukan lebih banyak artikel yang mendalam dan berbobot di Medium. Semakin banyak penulis berbakat yang bergabung dan berkontribusi, semakin kaya pula konten yang akan tersedia bagi para pembaca. 
  2. Pengembangan Diri sebagai Penulis (baik dari sisi kuantitas dan kualitas): Dengan membaca dan belajar dari penulis-penulis hebat di Medium, saya berharap untuk terus mengembangkan kemampuan menulis saya sendiri. Saya ingin mengasah kemampuan untuk menyajikan informasi dengan cara yang menarik dan dapat dipahami oleh pembaca. 
  3. Berbagi Kontribusi yang berdampak: Saya bermimpi suatu hari nanti bisa berkontribusi dengan menulis artikel berdampak tinggi di Medium. Bagaimana mengukur dampaknya? Medium menyediakan statistik siapa yang hanya melihat artikel kita dan siapa yang benar-benar membaca artikel kita. Metrik kedua ini yang saya kejar.
  4. Menjalin Lebih Banyak Koneksi: Medium adalah tempat yang tepat untuk menjalin hubungan dan koneksi dengan penulis dan pembaca dari seluruh dunia. Saya berharap bisa berinteraksi lebih banyak dengan mereka, berdiskusi, dan berbagi inspirasi. 

Demikianlah cerita mengapa saya memilih untuk melanggan Medium.com dan harapan saya untuk tahun mendatang.Selanjutnya, tulisan-tulisan dalam bahasa Indonesia akan saya tulis di Blogger ini sedangkan artikel bahasa Inggris akan saya tulis di akun Medium saya.

Evaluasi 2024:  

Setelah satu tahun melanggan Medium, saya putuskan berhenti. Selama setahun saya hanya mempublikasikan enam artikel atau rata-rata hanya satu artikel per dua bulan. Dengan membayarpun  (dan kemungkinan dapat bayaran juga), belum bisa memotivasi saya untuk lebih masif menulis di Medium. Ada banyak alasan; mungkin saya lebih terbiasa dan nyaman di Blogger ini daripada di sana.

Tuesday, August 18, 2020

Menulis: Mengikat Ilmu dan Memajukan Bangsa

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya | Tie science by writing” (Ali bin Abi Thalib)

Petuah dari seorang presiden dan ilmuwan masa lampau di atas patut direnungkan. Tanpa mengabaikan latar belakang agama (Islam), quote dari Ali di atas telah terbukti kebenarannya. Kejayaan bangsa timur tengah pada masa lampau adalah karena kejayaan mereka pada ilmu pengetahuan dan penulisannya. Pun demikian dengan era kejayaan bangsa-bangsa Eropa dan Amerika pada masa kini. Kualitas dan kuantitas menulis yang bisa diketahui dari jumlah publikasi, baik artikel, buku, baik ilmiah maupun non ilmiah menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa yang sejalan dengan realita di lapangan. Sebagai contoh, daftar publikasi buku di dunia per negara per tahun menempatkan Amerika, China dan Inggris sebagai penerbit buku terbanyak. Tidak berbeda jauh, rangking jurnal dunia per negara juga menghasilkan urutan yang sama untuk tiga besar negara sains internasional berdasarkan jumlah publikasi jurnal, sitasi dan indeks jurnal tersebut.

Publikasi buku, dan mungkin juga publikasi ilmiah, dapat dijadikan acuan untuk mengukur tingkat standar kehidupan, pendidikan, dan kesadaran berbangsa [1]. Amerika pada tahun 2010 menerbitkan buku dengan jumlah tertinggi sebanyak 328,259 eksemplar dan Indonesia berada di urutan 19 dengan lebih dari 24,000 eksemplar per tahun [2]. Sayang data ini tidak diperbarui (diupdate). Hanya beberapa negara yang memperbarui datanya. Kini, Indonesia masuk 10 besar (Indonesia menggunakan data tahun 2018, sedangkan negara lainnya kebanyakan masih data tahun 2013).



Karena data publikasi buku tidak dapat dibandingkan secara langsung karena perbedaan data per tahun, memakai data publikasi ilmiah akan memberikan hasil yang lebih sesuai. Berikut adalah perbandingan data publikasi ilmiah yang dilansir oleh Scimagojr.com pada tahun 2013 dan 2019.

Tabel 1. 10 besar negara dengan publikasi ilmiah terbanyak (1996-2013)[4]
No Country Documents Citable documents Citations Self-Citations Citations per Document H index
1 United States 7,063,329 6,672,307 129,540,193 62,480,425 20.45 1380
2 China 2,680,395 2,655,272 11,253,119 6,127,507 6.17 385
3 United Kingdom 1,918,650 1,763,766 31,393,290 7,513,112 18.29 851
4 Germany 1,782,920 1,704,566 25,848,738 6,852,785 16.16 740
5 Japan 1,776,473 1,734,289 20,347,377 6,073,934 12.11 635
6 France 1,283,370 1,229,376 17,870,597 4,151,730 15.6 681
7 Canada 993,461 946,493 15,696,168 3,050,504 18.5 658
8 Italy 959,688 909,701 12,719,572 2,976,533 15.26 588
9 Spain 759,811 715,452 8,688,942 2,212,008 13.89 476
10 India 750,777 716,232 4,528,302 1,585,248 7.99 301

Tabel 2. 10 besar negara dengan publikasi imliah terbanyak (1996-2019)[5]
No Country Documents Citable documents Citations Self-citations Citations per document H index
1 United States 12,839,607 11,339,587 339,229,687 151,101,326 26.42 2386
2 China 6,589,695 6,469,704 61,658,138 35,288,321 9.36 884
3 United Kingdom 3,715,590 3,145,039 89,357,199 20,051,057 24.05 1487
4 Germany 3,222,549 2,964,814 70,371,678 16,909,011 21.84 1298
5 Japan 2,893,614 2,762,245 48,232,916 12,366,873 16.67 1036
6 France 2,249,498 2,084,654 48,364,784 9,918,365 21.5 1180
7 Italy 1,881,818 1,708,800 37,430,348 8,584,150 19.89 1030
8 Canada 1,877,183 1,684,334 45,766,661 7,875,702 24.38 1193
9 India 1,873,277 1,741,868 18,243,852 6,215,206 9.74 624
10 Australia 1,489,730 1,315,978 32,118,547 6,519,905 21.56 1001

Indonesia pada tahun 2012 diatas menempati urutan ke-61 rangking sains internasional secara keseluruhan (1996-2020). H indeks pada tabel diatas mencerminkan jumlah publikasi dari satu negara yang di-sitasi (dikutip) dan menerima minimah h sitasi.(sumber: SCImago Journal & Country Rank ). Pada tahun 2019 Indonesia menempati 47. Jika diasumsikan kenaikan peringkatnya adalah linier, maka Indonesia membutuhkan waktu 24 tahun lagi untuk bisa menembus 10 besar negara dengan publikasi ilmiah terbanyak di dunia (dihitung dari tahun 1996-). Peringkat per tahun dengan metrik H-index mungkin lebih baik dalam merepresentasikan posisi negara-negara di dunia berdasarkan publikasi ilmiahnya.

Dari data diatas, jelaslah posisi kita diantara negara-negara lain di dunia. Kita di posisi buncit, khususnya dalam H-indeks. Tidak harus menulis buku atau membuat publikasi ilmiah untuk memulai menulis. Namun, dengan tulisan sederhana yang bisa kita bagikan untuk orang lain bisa menjadi awal untuk menuju ke tahap yang lebih tinggi. Bagaimana bisa? menulis artikel (ilmiah populer) akan mendukung kemampuan menulis ilmiah. Jika dibalik, tulisan ilmiah (publikasi seminar atau jurnal) ditulis dalam blog, media sosial, atau media cetak, peluang untuk disitasi semakin besar sehingga meningkatkan indeks sitasi dan H-index.

Menulis: Bakat atau Keahlian??

Ada yang mengatakan, skill (keahlian) yang kita miliki itu diciptakan, bukan jatuh dari langit. Pepatah inggris mengatakan: greatness isn't born by nurture, It's grown by nature. Seorang Thomas Alfa Edison butuh 1000 eksperimen gagal (dia tidak menyebutnya gagal, namun 1000 cara berbeda) sebelum menemukan bola lampu dan berbagai penemuan lainnya. Begitu juga dengan menulis, diperlukan usaha yang keras untuk bisa memiliki keahlian menulis. Beberapa orang mungkin memiliki bakat menulis sejak lahir, namun tanpa mengasah kemampuan menulisnya, dia tak akan menjadi ahli. Sebaliknya, seseorang yang tidak memiliki bakat menulis pada awalnya, namun dia rajin dan selalu mengasah keahliannya, dia mampu menjadi penulis besar pada akhirnya.

Imajinasi dan Kreativitas

Karena menulis tidak hanya datang dari bakat, namun latihan menulis lebih utama untuk mengasah imaginasi dan kreativitas dalam menulis. Imaginasi mengambil apa yang yang kita lihat, pengalaman kita dan mengkombinasikannya menjadi suatu hal yang baru. Satu hal yang bisa menjadikan anda skillful dalam menulis adalah dengan menulis hanya topik/ilmu yang anda sukai dan kuasai, bukan topik-topik yang lain. Menjadi seorang ahli dalam satu bidang akan lebih baik, daripada tidak menguasai satu hal-pun dikarenakan bidang yang sangat luas cakupannya. Dalam menulis, mengasah kemampuan dalam topik tertentu serta menggunakan imajinasi kita dalam menulis topik tersebut akan menghasilkan tulisan yang kreatif. Dengan menulis, maka akan mengikat ilmu anda pada bidang tersebut. Kalau kelak anda lupa atau ingin memperbaiki tulisan anda, anda tinggal membuka catatan tentang hal tersebut.

Dari mana memulai?

Kita bisa memulai menulis dari mana saja. Membuat blog adalah salah satu hal paling cepat dan mendasar untuk mengembangkan kemampuan menulis kita. Wordpress dan Blogspot adalah dua provider blog terpopuler saat ini. Silakan bergabung di salah satu atau kedua blog tersebut dan kembangkan kemampuan menulis anda disitu. Blog adalah buku harian atau diary di era modern. Namun tak hanya tulisan-tulisan pribadi saja yang hendaknya di posting di blog. Tulisan yang kiranya bisa lebih bermanfaat untuk orang lain akan memiliki nilai lebih dari sekedar kisah pribadi tentang diri kita.

Bagaimana selanjutnya?

Jika anda sudah memiliki blog, bagaimana selanjutnya? Langkah-langkah berikut mungkin bisa membantu anda meningkatkan kemampuan menulis anda.
  • Banyak membaca, semakin banyak membaca, akan memperkaya tulisan anda.
  • Menulis sebanyak mungkin, kuantitas menghasilkan kualitas.
  • Meminta saran dan pendapat teman tentang tulisan anda (read dan proofread).
  • Menggunakan kata-kata baku, bukan alay, bisa mengacu pada KBBI.
  • Mengikuti kursus MOOC menulis, misalnya di EdX, Coursera, atau yang lainnya.
  • Berkontribusi pada web sukarela, misalnya di SainsHack.com
Sebagai tambahan, saat ini saya bertindak sebagai editor SainsHack.com, dan kami akan sangat senang menerima kontribusi tulisan anda.

Penutup

Artikel ini memotivasi pembaca untuk menulis. Ada dua manfaat utama yang diperoleh, yakni secara internal penulis akan lebih mengokohkan bangunan keilmuannya, dan secara eksternal meningkatkan daya saing bangsa melalui kenaikan tingkat standar kehidupan, pendidikan dan kesadaran berbangsa. Penulis memaparkan dan mengalisa secara singkat dua buah metrik, publikasi buku dan publikasi ilmiah. Penulis mengalisa data keduanya dengan membandingkan data antar waktu. Dari analisa publikasi ilmiah, penulis memprediksi bahwa Indonesia baru akan masuk pada 10 besar negara dengan publikasi ilmiah terbesar di dunia berdasarkan ranking Scimago pada tahun 2044. Diperlukan langkah-langkah tambahan untuk mempercepat masuknya Indonesia pada 10 besar negara dengan publikasi ilmiah terbanyak di dunia, dan menulis artikel ilmiah mungkin salah satunya.

Referensi:
[1] Wresch, William. Have and Have-Nots in the Information Age. Rutgers University Press, 1996, p. 39 (via [2])
[2] http://en.wikipedia.org/wiki/Books_published_per_country_per_year, diakses 20 Oktober 2013.
[3] http://en.wikipedia.org/wiki/Books_published_per_country_per_year, diakses 16 Agustus 2020.
[4] https://www.scimagojr.com/countryrank.php?order=h&ord=desc, diakses 10 Oktober 2013.
[5] https://www.scimagojr.com/countryrank.php?order=h&ord=desc, diakses 16 Agustus 2020.

Saturday, August 17, 2019

Blogger sebagai media sosial

Saya jenuh dengan media sosial. Setelah Google menutup Google Plusnya, otomatis hanya Twitter media sosial yang banyak saya gunakan. Masalahnya, twitter tidak searchable secara mudah. Padahal banyak yang saya share di media itu saya tujukan untuk saya sendiri. Tentunya kemudahan mencari apa yg saya share, like, dan komen adalah syarat mutlak. Selain Twitter, saya pernah menggunakan Facebook, wordpress dan Tumblr.

Blogger sebagai media sosial

Saya punya ide untuk menggunakan blogger atau blogspot sebagai media sosial saya. Alasannya sederhana, media itulah yang lebih dulu saya kenal dan banyak tulisan saya yang dapat dicari dengan mudah disitu. Setidaknya ada dua manfaat penting dengan menggunakan blog sebagai media sosial. Berikut deskripsi singkatnya.


Membiasakan menulis

Sejak awal tahun ini saya berniat menulis minimal satu artikel di blog saya ini. Nyatanya, bulan saya saya tidak menulis satu artikel pun. Menulis itu memang tidak mudah, tapi juga tidak susah. Perlu membiasakan diri untuk melakukannya. Untuk membiasakan menulis perlu media, dan blog saya pikir merupakan media yang paling efektif. Bandingkan dengan Twitter yang dibatasi 14 karakter atau Facebook yang menakutkan untuk dibilang riya'. Untuk menulispun, bukan "membiasakan menulis", juga tidak mudah. Ada penghalang besar yang harus dirobohkan agar bisa menulis, baca selengkapnya di sini: Merobohkan penghalan dalam "menulis". Orang yang tidak biasa menulis akan terlihat dari tulisannya yang amburadul, susah dibaca dan dimengerti. Sebaliknya, orang yang biasa menulis biasanya tulisannya terstruktur dan mudah difahami.

Thursday, November 23, 2017

Menulis persamaan Matematika dengan Latex di Blogger

Ini adalah tips lama, namun setelah saya cek, ternyata banyak skrip latex saya yang error karena server mathjax telah berpindah dari CDN ke CDNJS (as April 2017).

Sederhananya, salin kode berikut ke dalam theme html blogger anda (theme > edit html), persis setelah <head>.

<!-- for latex -->
<script type="text/x-mathjax-config">
 MathJax.Hub.Config({
  tex2jax: {inlineMath: [['$','$'], ['\\(','\\)']]}
 });
</script>
<script async="async" src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/mathjax/2.7.1/MathJax.js?config=TeX-AMS_CHTML" type="text/javascript">
</script>

Berikut adalah contohnya,
$$ E = mc^2 $$

Persamaan di atas ditulis dengan,
$$ E = mc^2 $$


Selamat mencoba!

Update Juli 2020:
- Ganti skrip yang dicoret di atas dengan skrip berikut:
<script src="http://cdn.mathjax.org/mathjax/latest/MathJax.js?config=TeX-AMS-MML_HTMLorMML" type="text/javascript">

Update Januari 2021:
- Setelan (config) skrip untuk latex yang pakai sekarang seperti terlihat di bawah ini.


Referensi:
  1. Davide Cervone, Casey Stark, Robert Miner, Paul Topping, Frédéri, MathJax Documentation, Release 2.7, Nov 08, 2017.
  2. http://mathjaxtest.blogspot.com/


Wednesday, November 15, 2017

Make blogspot content and image header fit any screen resolution

So, I need to adjust screen resolution of my blog. First, I need my blog content fits any screen resolution. Currently I use 24" inch monitor so it looks ugly on my own monitor.
My blog opened on smartphone with mobile view disable (m=0)

After some googling, I found this blog post can be implemented, just found the following lines on the blogger template.
.content-outer, .content-fauxcolumn-outer, .region-inner {
        min-width: $(content.width);
        max-width: $(content.width);
        _width: $(content.width);
      }

Change those line with this one,
.content-outer, .content-fauxcolumn-outer, .region-inner {
        min-width: 1000px; /*$(content.width)*/
        max-width: 1280px; /*$(content.width)*/
        _width: 100%; /*$(content.width)*/
      }

Whoaa!! It changes my blog screen resolution to fit any page just in seconds. You don't need to understand the code. But,if you want, here is the simple explanation.

Tuesday, August 30, 2016

Ten years blogging: Statistics and keep writing!

Actually, this year is the ninth year after I started to blog in 2007. But, if 2007 is counted, this year is the tenth. You can see the difference after nine-year with my somewhat seven years old blog. For a comparison, you can read the review and statistics of my seven-year blogging here (for this blog, in Indonesian language).

Writing, in my current life, is just a hobby to get benefit in my spare time. Although working in manufacturing industry, I keep writing to keep my mind open to the world. I write for fun, at least till now. I write on wide area, from engineering as my basic to the social theme. In engineering, I wrote about computer science and open-source projects. Tweaking my laptop is another activity to get done on holiday. When I found a problem with my laptop, I tried to solve it. Breaking it repeatedly till I got the solution. Then, when I got it, I write it in my blog from the scratch. That is interesting. That makes me feel lively in this life.

Statistic of pageviews until August 2016

Sunday, August 31, 2014

7 Tahun Ngeblog: Why We Should Keep Writing

Tujuh tahun yang lalu, saat mahasiswa, saat menunggu sebuah pesawat yang akan mengantar saya balik ke Surabaya, seorang teman mengajari saya tentang apa, bagaimana dan cara membuat blog itu. Berawal dari iseng-iseng selama kurang lebih 10 menit di free internet service bandara Sultan Badaruddin II itulah blog ini dimulai. Ya, saya memang suka menulis, I write for fun (not for fund), dan hobby menulis ini sudah saya mulai sejak saya kecil (SD) dari corat-coret di buku tulis, beralih ke tulisan yang agak serius di tingkat SMA dan lebih serius lagi di tingkat mahasiswa.

Statistik blog ini per 31 Agustus 2014

Sebenarnya tidak ada mimpi muluk tentang hobi menulis saya ini. Tidak juga saya bermimpi kelak suatu saat tulisan-tulisan saya ini dibukukan. Jika itu menjadi kenyataan, saya menganggapnya itu hanya side effect dari hobi menulis write for fun ini. Yang saya lakukan, saya hanya ingin mengabadikan momen-momen yang terjadi dalam hidup saya dalam sebuah memoar (dulu saya tidak punya kamera), dan menjadikan hal tersebut pengalaman berharga, baik bagi saya dan orang lain. Sebagai contoh, ketika saya harus berpacu dengan sang waktu agar bisa kembali ke Kameyama, kisah perjalanan saya menaklukkan puncak tertinggi di Jawa, termasuk beberapa publikasi ilmiah saya saat mahasiswa,  problem solving ketika menghadapi permasalahan dengan komputer/sistem komputasi dan masih banyak lagi. Dengan menuliskan pengalaman tersebut, ketika saya menjumpai permasalahan serupa, saya tinggal buka blog saya sendiri, dan menemukan solusi dari permasalahan tersebut.

Wednesday, March 12, 2014

Membuat Table Sederhana dengan HTML di Blogger Blogspot

Untuk membuat tabel sederhana di blogger blogspot, cukup mudah dan sederhana juga dengan kode html berikut,
<table>
<tbody>
<tr>
<td>Cell 1 </td>
<td>Cell 2 </td>
</tr>
<tr>
<td>Cell 3 </td>
<td>Cell 4 </td>
</tr>
</tbody>
</table>
Hasilnya adalah sebagai berikut,

Cell 1 Cell 2
Cell 3 Cell 4

Sedangkan CSS yang saya pakai dalam blog adalah sebagai berikut,
table, td, th
{
border:1px solid #444444;        /* warna garis tabel
border-collapse:collapse;
text-align:left;
padding:3px;
}

Keterangan:
  • <th>: table header, mendefinisikan cell yang merupakan header dari grup cell table. 
  • <tr>: table row, mendifinisikan elemen kolom dalam cell tabel.
  • <td>: table data, mendefinisikan sebual cell dari tabel yang berisi data.

Tuesday, January 21, 2014

Favorit 1 Pada Kontes Blog Muslim

Alhamdulillah. Awalnya cuma iseng-iseng saja mencari ide tulisan untuk blog ini, namun ternyata malah membawa berkah. Karena lagi blank ide untuk nge-blog, saat itu saya googling "lomba blog" dan dari beberapa lomba blog yang ada saat itu, saya menemukan satu yang menarik: Kontes Blog Muslim.

Halaman pengumuman pemenang kontes blog muslim

Semangat Berkompetisi

Hidup, bagi saya adalah sebuah kompetisi, kompetisi dengan sang waktu, dan kompetisi dengan sang maut. Manakah yang lebih dulu, maut yang menjemput saya, ataukah saya yang berhasilkan memenangkaan kompetisi lain sebelum maut menjemput. Senada dengan hal ini, Al-Quran pun mengabarkan bahwa kita adalah umat terbaik,
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (Q,S Ali Imron:110).

Berdasarkan filosofi menjadi umat terbaik dan semangat berkompetisi itulah (sekaligus mencari ide tulisan untuk blog dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif), saya memutuskan untuk mengambil peran pada kontes blog muslim tersebut. Saya pun mulai mencari ide, menyusun strategi dan men-submit tulisan saya satu persatu.

Sunday, December 01, 2013

Blogging Management

So far, I have three blogs: blogger/blogspot, wordpress and tumblr, all is free. Here is my proposed blogging management.
  • Blogger/Blogspot: Main blog, serious content,  formal writing, connected to twitter
  • Tumblr: informal content, unserious writing, short writing, quotes, picture, repost from other tumbr, connected to twitter
  • Wordpress: Import content from blogger and tumblr, reblog from other wordpress
My blogging management

By using that kind of blogging management, I want to achieve convergence among my blogs. You may adapt this blogging management and apply it for your blogs. Happy blogging!!

Wednesday, October 23, 2013

Blogging Style: 3p + 1i

Reading Jono Bacon's post in his blog about three point blogging, I am totally agree with this idea. He argued by keeping our writing shortly, it will keep our readers read our article completely. However I proposed minimally one picture as supporting media in our post to gain the readers and I have my own definition with 3 point blogging. So, I call it 3p + 1i. The three points are introduction, main content and conclusion plus one supporting image.

Layout of blogging post with 3p + 1i

Wednesday, October 02, 2013

How-to: Fix Blue Link Problem In Blogger Blogspot

Step-by-step:
  1. Remember your posts, find posts that you copy-paste from Microsoft Word and the similar (LibreOffice, Open Office, KingSoft, etc).
  2. Open the post that you copy-paste from Ms Word, in HTML mode.
  3. Find the strange codes or codes like the following (find "A:link"),
  4. <style type="text/css">P { margin-bottom: 0.08in; direction: ltr; color: rgb(0, 0, 0); widows: 2; orphans: 2; }P.western { font-family: "Times New Roman",serif; font-size: 12pt; }P.cjk { font-family: "Times New Roman",serif; font-size: 12pt; }P.ctl { font-family: "Times New Roman",serif; font-size: 12pt; }A:link { color: rgb(0, 0, 255); }</style>
  5. Delete that codes or the entire post.
  6. Rewrite again your post (not copy-paste) in Compose mode or copy as plain text before you delete it, and paste it in compose mode.

Monday, August 06, 2007

Qur'anic Science


"Alif laam mim, Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa" 
[Al-Baqarah:1-2]

Ya, Sebagai seorang yang bertakwa sudah sepantasnya kita percaya (DAN TIDAK BOLEH SEDIKITPUN RAGU) bahwa di dalam Al-Quran terdapat berbagai petunjuk termasuk dalam bidang sains/iptek. Bahkan katanya ayat yang mengatakan tentang sains dalam Al - Quran lebih banyak ketimbang ayat yang mengatakan tentang syariah/fiqih. So, kedepannnya blog ini akan lebih banyak berisi Qur'anic science: ilmu pengetahuan Al - Quran, maksudnya mengungkap fakta2 sains maupun prediksi dalam sains yang terdapat dalam Al-Qur'an, kitab yang sudah diturunkan kurang lebih 1400 tahun yang lalu. Semoga ini dapat dapat bermanfaat dan menambah keimanan kita.

Update 2017:
Dengan tidak mengurangi tujuan awal pembuatan blog ini, saya beralih haluan untuk menjadikan blog ini tempat saya mencurahkan ide, pemikiran dan pengalaman hidup dalam hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas saya.