Saturday, April 04, 2015

Pengenalan Git: Clone, Push dan Pull

Setelah mengenal Git pada tulisan sebelumnya, saatnya kita mengenal fitur dasar alias fitur utama Git: push, pull dan clone. Sekedar mereview pada tulisan sebelumnya, setelah kita mengedit skrip kita, kemudian kita tambahkan, lalu kita beri commentar atas tambahan yang kita lakukan dan terakhir kita kirim (push) ke repository di Bitbucket atau Github.. Itu jika kita menggunakan satu komputer saja, lalu bagaimana bila kita menggunakan 2-3 komputer atau orang lain ingin mengcopy kode-kode kita dari bitbucket? Perhatikan tiga skenario pada tiga komputer di bawah ini.

Komputer 1: Edit >> add >> commit >> push
Komputer 2: Pull >> edit >> add >> commit >> push
Komputer 3: Clone

Skenario pertama (komputer 1) sudah kita lakukan pada tulisan sebelumnya. Sekarang kita berada di komputer 2, ingin mengambil kode-kode kita yang kita tulis+edit di komputer satu, kemudian kita edit/revisi lagi, dan kita kirim ke repo di Bitbukcet.

Hal pertama yang kita lakukan pada komputer 2 ini adalah mengambil kode (pull) dari repo di Bitbucket. Pertama kita inisiasi git,

mkdir coba
cd coba
git init
git remote add origin https://bagustris@bitbucket.org/bagustris/coba.git
git pull origin master

Friday, April 03, 2015

Rancang Bangun Modul STM32 dengan ChibiOS

STM32 adalah mikroprosesor low power keluarga ARM M3 cortex yang dibuat oleh STMicroelectronics. Dinamakan stm32 karena mikro ini merupakan 32bit dan low power karena tegangan operasi mikro ini hanya berkisar dari 1.8 sampai 3.6 volt. Project stm32-tf (stm32-teknik fisika) ini di-host di github dengan official repo di alamat berikut : https://github.com/mekatronik-achmadi/stm32-tf (thanks to +achmadi for the repo).

Modul STM32-TF
Repo di Github tersebut berisi komponen yang dibutuhkan, desain PCB, ChibiOS dan contoh-contoh program. ChibiOS adalah real-time OS yang digunakan untuk embedded system dan mendukung banyak mikroprosesor termasuk stm32. Dengan ChibiOS, kita bisa membangun program-program untuk akuisisi data, control system ataupun pemrosesan sinyal. Selain ChibiOS, modul stm32 ini juga 'mencuri' dari perangkat lunak open source lainnya seperti stm32flash, compiler gcc-arm-none-eabi dan masih banyak lagi. Berikut adalah list hardware, software, fitur dan demo untuk membuat, mengcompile dan mengupload program ke modul stm32.

Daftar Komponen (hardware)

Sunday, March 29, 2015

Noise Control: Low Vs High Frequencies

Pada awal tahun 2015 saya membukanya dengan mengikuti Workshop Akustik dan Vibrasi yang diadakan oleh Departemen Teknik Fisika ITB. Keynote speaker workshop kali ini adalah Prof. David Herrin dari univeristy of Kentucky, USA. Materi workshop pun cukup menarik dan sangat seusai dengan apa yang selama ini kami kerjakan di lab +VibrasticLab ITS Surabaya. Jadi kami sangat berharap workshop ini dapat meng-upgrade kemampuan kami di bidang Akustik dan Vibrasi, khususnya dalam hal noise control.

Pemaparan materi oleh Prof. David Herrin

Ada 15 materi (chapter) yang dibahas dalam workshop selama dua hari tersebut, mulai dari teori tentang "sound and vibration" sampai aplikasinya dalam desain akustik muffler (knalpot). Beliau, Prof, David Herrin adalah konsultan dari Harley Davidson. Ke-15 materi tersebut adalah sebagai berikut: Basic sound and noise, introduction to numerical acoustics, Application: Engine cover example, numerical simulation applied to compressor, acoustic FEM and AML, design for noise, applied noise control, design of partial enclosure, sound absorbing material, measurement of sound impedance and absorption, measurement of bulk properties, layered materials, design of muffler and silencer, muffler case studies, dan measurement of muffler insertion and transmission loss.

Salah satu isi dari workshop tersebut adalah efek dari pemotongan spesimen/bahan uji terhadap hasil pengukuran. Jika pemotongan spesimen tidak benar-benar presisi, maka terjadi loss terhadap pengukuran. Gambar berikut adalah dua spesimen yang berbeda pemotongan-nya (good and not-good/NG) sedangkan gambar dibawahnya adalah hasil pengukurannya. Garis warna merah menunjukkan hasil pengukuran pada pemotongan dengan diameter 1.375 inchi sedangkan garis warna kuning menunjukkan hasil pemotongan dengan diameter 1.360 inchi (berbeda 0.005 inchi).

Good and Bad specimen cutting
Hasil pengukuran dengan beda diameter 0.005 inchi

Sunday, March 15, 2015

Pengenalan Git

Git adalah distributed revision contol system, the stupid content tracker atau Software Configuration Management (SCM) yang dibuat oleh Linus Torvalds untuk menghandle manajemen kernel Linux karena ketidakpuasannya pada layanan bitkeeper. Git dapat diterapkan untuk mengontrol update file-file kita melalui server private ataupun website yang menyediakan fasilitas hosting git secara gratis atau berbayar. Bitbucket adalah salah satu website yang mempopulerkan git, selain Bitbucket anda bisa mencoba gitorious, gitlab, dan Github. Selain git, contoh SCM lainnya adalah mercurial hg.

Dengan Git, kita bisa mengupdate file-file kita (umumnya berupa source code) antar PC, dimanapun dan kapanpun, selama ada koneksi internet. Bitbucket mirip layanan online file storage seperti Dropbox, Copy dan Drive namun berbasis git. Disini saya akan mencontohkan git untuk manajemen source code, sangat berguna untuk mahasiswa, peneliti, dosen dan programmer, namun dapat diaplikasikan pada semua pekerjaan yang membutuhkan kemudahan manajemen file skrip.

Sistem operasi yang saya pakai adalah Ubuntu (14.04), dan sudah terinstall git (jika belum install dengan : sudo apt-get install git). Misalkan kita mempunyai folder yang berisi file-file kode sumber / script seperti C, Matlab, html ataupun txt. Dengan git kita akan mengontrol revisi pada file pada folder tersebut.
Setting Git
Untuk dapat menggunakan git, kita harus mengeset username dan email sbb:
$ git config --global user.name "Your Name"
$ git config --global user.email "your_email@example.com"
Kemudian, buat folder yang mana file dan subfolder di-dalamnya akan kita kontrol revisinya. (Folder) itulah yang dinamakan repo(sitory).
mkdir /tmp/coba
cd /tmp/coba
Dua perintah diatas untuk membuat folder coba di dalam /tmp, kemudian kita membuat file dengan nama coba.txt
echo "ini adalah file pertama" >> coba.txt
Ok, kita sudah punya satu folder dan file yang akan kita kontrol revisinya. Untuk manajemen file, kita tambahkan file readme.md yang berisi keterangan tentang folder tersebut.
echo "Contoh manajemen revisi file skrip dengan Git dan Bitbucket" >> readme.md
Setelah kita punya file yang akan kita kontrol revisinya, kita buat repo di Bitbucket, anggap kita sudah punya akun Bitbucket, jika belum silakan buat akun Bitbucket. Sceenshot dibawah ini adalah contoh pembuatan repo baru dengan nama coba (.git).


Membuat repo baru di Bitbucket (atas) Github (bawah)

Saturday, March 07, 2015

Deteksi Multi Pitch Berdasarkan Jumlahan Harmonik

Pitch merupakan persepsi telinga manusia atas frekuensi dasar (suara). Deteksi maupun estimasi pitch banyak dipelajari dan digunakan untuk beberapa aplikasi seperti pemisahan suara, pengenalan suara atau untuk tuning alat musik.

Output progam
Berdasarkan paper Ansi Klapuri pada tahun 2006, estimasi multi-pitch ini dapat didekati dengan jumlahan harmonik. Pendekatan ini secara konseptual "sangat simpel" dan efisien secara komputasi. Ide dasarnya adalah dengan menghitung saliance, strength atau power dari kandidat F0 sebagai jumlah bobot amplitudo harmonik-harmoniknya. Pemetaan dari spektrum Fourrier menjadi "F0 salience spectrum"  didapatkan dari optimisasi data training.

Saliance dapat dihitung dari jumlah bobot amplutido dari harmonik sebagai berikut,

dimana f adalah frekuensi harmonik ke-n, dan g adalah bobot parsial harmonik m dari periode tau.

Metode

Wednesday, February 25, 2015

Menuju Konvergensi: Scope, Simplicity dan Security

Ubuntu

Sejak pertama kali dirilis dan kemudian menjadi ambisi besar Ubuntu, konvergensi adalah satu tujuan mutlak yang ingin dicapai oleh Shuttleworth dan saat ini belum dimiliki oleh platform OS yang lain: Mac OS X dan Windows. Konvergensi memungkinkan teknologi apps memiliki codebase yang sama baik pada desktop, mobile, tablet, TV dan divais lain seperti IoT (internet of things). Write once, run every where. Slogan yang diusulkan oleh Sun Microsystem itulah yang ingin diterapkan Ubuntu pada semua platformnya.


Dengan memiliki codebase yang sama, maka aplikasi yang berjalan di OS akan sama persis ketika dijalankan pada desktop, tablet, phone maupun IoT. Hal yang membedakan antar platform divais tersebut hanyalah pada ukuran layarnya yang menyesuaikan dengan ukuran divais. Karena menggunakan codebase yang sama pada aplikasi yang sama, kenyamanan dan kemudahan menggunakan teknologi tersebut akan semakin terasa. Perlu diketahui, platform OS lain yang selama ini mengklaim konvergensi antar mobile app dan desktop app sebenarnya masih jauh dari konvergensi. Taruhlah Apple yang menggunakan Mac OS X untuk desktop tapi menggunakan IOS untuk mobile-nya. Begitu juga dengan Windows masih menggunakan versi windows mobile (RT) untuk versi mobile-nya yang berbeda dengan versi desktop-nya, meski windows 10 digadang-gadang sudah konvergen antar mobile dan desktop, tapi hal ini masih jauh.

Sunday, February 15, 2015

Ubuntu, Arduino and Matlab

Arduino is low cost hardware, Ubuntu is free and open source operating system, and Matlab is one of the best engineering software. Integration of those three platform can create a simple yet powerful system.

Screenshot of Matlab Gui for simple swictch


Step-by-step:
  1. Install Arduino IDE: sudo apt-get install arduino
  2. Download and Install ArduinoIO (for Matlab 2013 and earlier)
    • http://www.mathworks.com/matlabcentral/fileexchange/32374-matlab-support-for-arduino--aka-arduinoio-package-
  3. Open and Upload adio.pde (in ArduinoIO/pde) using Arduino IDE
  4. Make a link from ACM0 to S101
    • sudo ln -s /dev/ttyACM0 /dev/ttyS101
    • sudo chmod 777 /dev/ttyS101
  5. Add the ArduinoIO to matlab path or simply run install_arduino within ArduinoIO directory
  6. Create the test program, I named it ledonoff
    1. In Matlab command window, type 'guide' to create gui, save as led_onoff.fig
    2. Add two push botton, one "ON" and another "OFF" button (double click to change the string name)
    3. Right click any button (on or off) and choose editor, it will open m-file of the gui. Add the the following code around line 60, after led_onoffOpeningFcn,
    4. clear a;
      global a;
      a=arduino('/dev/ttyS101');
      a.pinMode(13,'output');
      
    5. Under pushbutton1 function, add the following code to turn on led when clicked
    6. global a;
      a.digitalWrite(13,1);
      
    7. Under pushbutton2 function, add the following code to turn off led when clicked
    8. global a;
      a.digitalWrite(13,0);
      
The first script is to access serial port via USB by using "arduino" function. When you don't connect the arduino board to usb, change the port (/dev/ttyS101 or COM12 in windows) to 'demo' (with single quote). We use pin 13 on board as output, and make it ON by using digitalWrite(13,1) and make it off by using digitalWrite(13,0).

Upload adio.pde so Matlab can access input-output of Arduino board

Thursday, February 12, 2015

Getting Started dengan NI WSN Starter Kit : Masalah dan Solusinya

NI WSN adalah platform dari National Instrument untuk komunikasi nirkabel dari sensor dengan kontroller. Disini kita akan menggukanan NI WSN 9791, NI 3202, NI 3212 beserta sensor potensiometer dan thermocouple.

Langkah simpelnya, dan menghasilkan error, adalah menghubungkan WSN ke laptop lewat etherner port (LAN) >> buka NI MAX >> klik tools >> Serial >> dan lihat IP dari WSN kita. Setelah itu klik remote systems >> add device dan masukkan IPnya yang didapat tadi. Setelah WSN running, buka find example dari helpnya labview, kemudian jalankan salah satu project, misalnya Thresholding.lvproj (3202) atau thermoucouple.lvproj (3212), maka setelah di-run kita akan mendapati masalah berikut.

Error Message saat pertama kali menjalankan salah satu example project di NI WSN

Adanya error tersebut adalah karena (1) IP dari NI WSN tidak satu subnet mask dengan IP komputer kita, (2) Ada setting (IP) yang kurang pada project di NI WSN (thank to NI engineer to solve this problem). Screenshot berikut adalah IP address dari komputer saya dan IP address dari NI WSN yang tidak dalam satu subnet mask.

IP address dari komputer saya

Wednesday, February 04, 2015

A Day in Life as Muslim

It’s morning. An alarm sounds. I turn over. I look at the clock. It’s going to be a busy day. I get out of bed.
I go to bathroom. I took ablution. There's time before dawn. I do tahajjud.
The adzan sounded. I do Subuh. I read Quran. I do recitation.
I shower. I finish showering. I wonder what I should wear. I wonder what I will I do at the weekend. I check the weather.
It's dhuha time. I pray before work. I go to work place. I start today's job.
It’s lunch time. We go to Mosque. We pray together. We go to a restaurant. We pay. We work out the bill.
It's ashar. We go to mosque. We pray together. We back to workplace. We works again.
It’s evening. I check my todo list. I check my calendar. I’ve got a date. I send a message.
It's maghrib. We go to mosque. We pray together. We back to workplace. We works again.
It's isya. It's heavy rain. we watch movie.  We lounge in relaxed place. We're home.
It’s night. I check the weather. I check my calendar. I check the time.


Inspiration:
  • http://design.canonical.com/2013/02/app-patterns-applied-core-utilities-as-rituals/

Monday, January 19, 2015

Student Note: Pembangkit Listrik Gelombang Air Laut

Berikut adalah salah satu sub-bab tugas makalah mahasiswa Fenomena Gelombang yang membahas energi gelombang laut.

PLTGL (Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut)

Gelombang laut merupakan salah satu bentuk energi yang bisa dimanfaatkan
dengan mengetahui tinggi gelombang, panjang gelombang, dan periode waktunya.

Ada 3 cara untuk menangkap energi gelombang, yaitu:
  1. Pelampung: listrik dibangkitkan dari gerakan vertikal dan rotasional pelampung.
  2. Kolom air yang berosilasi (Oscillating Water Column): listrik dibangkitkan dari naik turunnya air akibat gelombang dalam sebuah pipa silindris yang berlubang. Naik turunnya kolom air ini akan mengakibatkan keluar masuknya udara di lubang bagian atas pipa dan menggerakkan turbin.
  3. Wave Surge. Peralatan ini biasa juga disebut sebagai tapered channel atau kanal meruncing atau sistem tapchan, dipasang pada sebuah struktur kanal yang dibangun di pantai untuk mengkonsentrasikan gelombang, membawanya ke dalam kolam penampung yang ditinggikan. Air yang mengalir keluar dari kolam penampung ini yang digunakan untuk membangkitkan listrik dengan menggunakan teknologi standar hydropower.
Skema PLTG

Energi ini dapat dikonversi ke listrik lewat 2 kategori yaitu off-shore (lepas pantai) and on-shore (pantai). Kategori lepas pantai (off-shore) dirancang pada kedalaman sekitar 40 meter dengan menggunakan mekanisme kumparan seperti Salter Duck yang diciptakan Stephen Salter (Scotish) yang memanfaatkan pergerakan gelombang untuk memompa energi. Sistem ini memanfaatkan gerakan relatif antara bagian/pembungkus luar (external hull) dan bandul didalamnya (internal pendulum) untuk diubah menjadi listrik. Peralatan yang digunakan yaitu pipa penyambung ke pengapung di permukaan yang mengikuti gerakan gelombang. Naik turunnya pengapung berpengaruh pada pipa penghubung selanjutnya menggerakan rotasi turbin bawah laut.

Friday, January 16, 2015

Menakar Kesalehan

Ketika seorang teman yang juga pengasuh Kursus bahasa Inggris Ewep meminta saya untuk mereview bukunya, saya langsung mengiyakan. Buku ini cukup sederhana, mudah dimengerti, dan hanya memerlukan waktu singkat untuk membacanya.

Sampul cover "Menakar Kesalehan"

Menakar Kesalehan adalah kumpulan artikel karya C.H Amin yang berisi tentang artikel-artikel untuk mengukur sejauh mana kesalehan kita, salah satu subbabnya sendiri juga berjudul: Menakar kesalehan. Dalam menulis buku ini, saudara C.H. Amin berusaha untuk netral dengan memasukkan rujukan dari golongan-golongan Islam yang ada di Indonesia, jadi buku ini sangat cocok untuk dibaca untuk umat Islam dari golongan apapun.

Membaca buku ini membuat saya beristighfar, kualitas kesalehan saya sangat juauh dari ideal, atau bahkan dari kesalehan minimal. Membaca buku ini juga mengingatkan saya untuk terus meningkatkan kualitas kesalehan yang juga berarti meningkatkan kualitas hidup dari sisi spiritual. Tertarik? silakan download disini. Tidak atau belum tertarik? Silakan baca dulu, barangkali buku ini adalah buku yang selama ini anda cari-cari. Buku ini gratis dan legal, menyebarkannya bisa jadi menambah pundi-pundi amal anda.

p.s: Jika anda menemukan kesalahan penulisan dalam buku tersebut, silahkan kontak saya.

UPDATE (April 2016):
Buku ini saat ini telah tersedia dalam hardcopy dengan harga Rp. 20.000,-. Silahkan kontak penulisnya langsung, Ch. Amin untuk mendapatkan versi cetak dari buku tersebut.
Ch. Amin
Jl. Mulyorejo Tengah 41
Telp. 031-599-4341, HP. 0821 4129 9953
Edisi Cetak dari Menakar Kesalehan

Thursday, January 08, 2015

I am Certified!

Ini adalah sertifikat ke-4 yang saya peroleh dari belajar online dengan metode MOOC (massive open online learning) setelah kursus bahasa inggris: Writing II: Rhetorical Composing, Internet History, Technology, and Security dan ColWri2.1x Principles of Written English. Sebagai seorang newbie atau beginner dalam menggunakan OS *Nix, kursus online LFS101x Introduction to Linux ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang karena materi tesnya lumayan gampang, susah karena ada banyak materi yang harus dipelajari.

Disini saya akan berbagi pengalaman saat mengikuti kursus ini hingga mendapatkan sertifikat seperti di bawah ini,

Screenshot dari Honor code yang saya terima
  1. Baca semua bab-nya (ada 18 Bab untuk LFS, baca dan pelajari semua)
  2. Kerjakan semua latihan
  3. Perhatikan deadline, kerjakan final exam sebelum deadline
  4. Copy-paste semua materi kedalam satu file, dan jadikan pdf.  Bila ada materi yang keluar dalam tes, tinggal search aja pada file pdf tsb.
  5. Klik kanan >> Search google for "..." , untuk soal/materi yang benar-benar tidak bisa, ini adalah trik khusus saya saat tidak faham, biasanya soal sejenis ada pada forum, dan dalam sekejap anda akan menemukan jawabannya.
Ini adalah tips dari saya, bagaimana dengan anda? apakah anda memiliki tips khusus? Let's share.... :D

Monday, December 29, 2014

Matlab in Terminal: Nodesktop Vs Nojvm

There are two choices to use Matlab in terminal or console (under Unix and Linux-based OS), with option -nodesktop or -nojvm. The following two pictures are the similar of Matlab running in terminal with those different options/arguments.

Matlab with nodesktop

Matlab with nojvm

What's the difference?

Sunday, December 28, 2014

Menghitung MSE dari .wav file di Matlab

MSE (mean squared error) adalah salah satu standar evaluasi obyektif (objective evaluation) pada dunia sains dan teknik, baik pada cabang ilmu fisika, kimia, biologi, informatika, elektronika dan bidang rekayasa yang lain. Misalkan kita mempunyai sebuah data atau sinyal (suara, gambar, dll) yang telah kita manipulasi (enhancement, separation, improvement) dan kita ingin membandingkan sinyal output (estimasi, enhanced, separated) dengan sinyal aslinya, maka kita membandingkan sinyal asli dan sinyal estimasi tersebut dengan teknik MSE dengan salah satu syarat: panjang sinyalnya sama.

Secara matematik, MSE dirumuskan sebagai berikut,


Sedangkan implementasi dalam matlab untuk file suara yang berekstensi .wav dapat dilihat pada kode di bawah. Cara menggunakan fungsi ini cukup mudah, yakni (dalam Matlab command window): msewav('fileinput.wav','fileoutput.wav').

Pastikan file fungsi ini beserta dua file wav yang akan dihitung MSE-nya ada dalam satu folder (direktori) dimana anda bekerja, atau gunakan perintah addpath untuk menambahkannya ke dalam direktori kerja anda.

msewav.m (Github )

Friday, December 26, 2014

Lima Tempat yang Wajib Dikunjungi di Fujinomiya

Sekali waktu anda di Jepang, dan anda punya waktu 2-4 hari, ada baiknya anda mengeksplorasi keindahan kota Fujinomiya, sebuah kota kecil, unik nan cantik di kaki Gunung Fuji, home base dari Fuji 5th station, pos pendakian Gunung Fuji yang banyak diminati. Selain Fuji, ada banyak tempat lain yang harus dikunjungi. Berikut daftarnya.
  1. Tokiwa Guest House
  2. Tokiwa guest house adalah penginapan termurah dan ternyaman di Fujinomiya. Hanya berjalan 1 menit dari Fujinomiya station, anda sudah dapat menemukan guest house ini. Beragam fasilitas pun ditawarkan, mulai dari sarapan pagi (free), private ofuro (mandi air panas, free), maupun fasilitas antar jemput ke tempat wisata dengan fee yang kompetitif (dibanding naik bis atau sewa mobil lain misalnya). Pemiliknya pun ramah dan tarifnya pun murah (JPY 3500/day). Silakan cermati video berikut untuk melihat Tokiwa guest house di Fujinomiya.
  3. Fujisan Sengen Shrine
  4. Ini adalah kuil dimana pada jaman dahulu merupakan start point untuk mendaki Gunung Fuji. Bila cuaca cerah, gunung Fuji akan terlihat cantik dari kuil ini. Pun demikian dengan kuil ini sendiri, tempat tersebut merupakan simbol dan landmark dari kota Fujinomiya. Kuil Fujisan Sengen Shrine ini bisa dijangkau dengan jalan kaki dari Tokiwa guest house, sekitar 15 menit.
  5. Shiraito Waterfall
  6. Air terjun yang mempesona ini dapat dijangkau sekitar 20-30 menit perjalanan dari Fujinomiya Train Station atau dari Tokiwa Guest House. Dengan tiket masuk yang gratis (atau mungkin sekitar 500 yen, saya lupa), air terjun ini meningatkan saya pada air terjun madakaripura di Probolinggo, Jawa Timur. Perbedaannya, air terjun ini lebih bersih dan terawat dengan fasilitas yang lebih lengkap dan memadai. Air terjun ini menawarkan view alam pegunungan yang bisa merefresh pikiran kita dari kesibukan dan kepenatan aktivitas kerja dan kampus.
    Bagus Tris Atmajaさん(@bagustris)がシェアした投稿 -

Tuesday, November 18, 2014

Pemisahan sumber-sumber suara tercampur berdasarkan penelusuran frekuensi dasar pada sinyal wicara dan musik

Sound source separation is challenging problem in acoustics area. The problem comes from the cocktail party, presence of multi talker and the ability of human ear to focus and separate voice from many sources. Some approaches have been developed to separate mixed sound from sources. The estimation of fundamental frequency is one of approach to decompose mixture sounds into its components based on its harmonics. The idea is by grouping the components which has the same harmonics from the mixture sound by pitch and common amplitude modulation and harmonic selection technique. The estimation of fundamental frequency itself is challenging problem which in progress as well as sound separation problem. The result of those methods clearly shown that F0-based sound separation works efficiently, especially in musical sounds. However, the method needs to be improved in other conditions such as noisy and reverberant.

Full paper (in Indonesian language) can be downloaded here.
Matlab source code can be obtained from here.

Thursday, September 18, 2014

Pendakian Semeru: Rute, Tips, Catatan Perjalanan, Estimasi Waktu dan Biaya

Ini adalah kali keduanya saya mendaki gunung Semeru (setelah first summit pada 2007), kali ketiga bagi teman saya dan kesekian kalinya mendaki gunung setelah sekian lama tidak melakukan hiking berat. Catatan perjalanan teman saya dibawah ini merupakan rute ideal dengan persiapan yang matang sehingga diperoleh efisiensi tenaga, waktu dan biaya saat melakukan pendakian gunung semeru. Total waktu yang diperlukan adalah 3  hari 2 malam, dengan anggaran dana kurang lebih 400 ribu rupiah (September 2014), dan start point dari Surabaya. Estimasi waktu tersebut adalah waktu ideal untuk pendaki amatir, bisa lebih cepat untuk pendaki professional, atau malah lebih lambat untuk pendaki pemula. Inilah kisah perjalanan ideal tersebut.
Jalur pendakian Semeru: tanjakan berat mulai kalimati-mahameru (sb gambar: akuntomountain.worpress.com)
---
Setiap manusia normal semestinya memiliki keinginan dan cita-cita. Entah itu hanya sekedar bisa makan setiap hari, bisa menjadi pengacara atau dokter di kemudian hari, atau memiliki Bugatti Veyron di suatu saat nanti. Dalam ruang lingkup yang lebih sempit, kita sering disarankan membuat wishlist tahunan ketika memasuki pergantian tahun. Nah, menapakkan kaki di puncak Mahameru adalah cita-cita sekaligus wishlist saya yang belum kunjung tercapai hingga usia saya melebihi seperempat abad ini.
September ini saya bertekad mewujudkan cita-cita saya tersebut. Bersama bagustris, seorang sahabat yang barusan kembali ke kampung halaman selepas bekerja 3 tahun di Jepang, kami bertekad mendaki puncak Mahameru September ini.

Sekedar info, saya sudah dua kali mendaki jalur Semeru. Yang pertama hanya sampai di Ranu Kumbolo sekitar 3 tahun lalu, dan tahun 2013 kemarin perjalanan saya terhenti di Kalimati karena fisik yang kurang fit. Oleh karena itu, tahun ini saya mempersiapkan segalanya termasuk berdoa di sepertiga malam terakhir agar diizinkan oleh-Nya menapaki puncak tertinggi di Jawa.

Day 0: 3 September 2014

Persiapan, bikin ceklis gear, belanja, ngumpulin persyaratan perijinan, dan beli tiket. Semua kami lakukan di tengah kesibukan kerja. Rencana awal berangkat sore hari itu ditunda jadi pagi buta keesokan harinya karena pertimbangan persiapan alat dan bahan yang belum matang.

Wednesday, September 03, 2014

An Introduction to ICT: A MOOC

Information and Communication Technology is one of the most developed challenging area in the world. Information and communications technology (ICT) is often used as an extended synonym for information technology (IT), but is a more specific term that stresses the role of unified communications and the integration of telecommunications (telephone lines and wireless signals), computers as well as necessary enterprise software, middleware, storage, and audio-visual systems, which enable users to access, store, transmit, and manipulate information.

Through this course, we'll learn about information and communication technology area focusing in computer, data communication and computer network. Moreover, the schema of those three sub-areas are illustrated below.

A schema of ICT Course

Sunday, August 31, 2014

7 Tahun Ngeblog: Why We Should Keep Writing

Tujuh tahun yang lalu, saat mahasiswa, saat menunggu sebuah pesawat yang akan mengantar saya balik ke Surabaya, seorang teman mengajari saya tentang apa, bagaimana dan cara membuat blog itu. Berawal dari iseng-iseng selama kurang lebih 10 menit di free internet service bandara Sultan Badaruddin II itulah blog ini dimulai. Ya, saya memang suka menulis, I write for fun (not for fund), dan hobby menulis ini sudah saya mulai sejak saya kecil (SD) dari corat-coret di buku tulis, beralih ke tulisan yang agak serius di tingkat SMA dan lebih serius lagi di tingkat mahasiswa.

Statistik blog ini per 31 Agustus 2014

Sebenarnya tidak ada mimpi muluk tentang hobi menulis saya ini. Tidak juga saya bermimpi kelak suatu saat tulisan-tulisan saya ini dibukukan. Jika itu menjadi kenyataan, saya menganggapnya itu hanya side effect dari hobi menulis write for fun ini. Yang saya lakukan, saya hanya ingin mengabadikan momen-momen yang terjadi dalam hidup saya dalam sebuah memoar (dulu saya tidak punya kamera), dan menjadikan hal tersebut pengalaman berharga, baik bagi saya dan orang lain. Sebagai contoh, ketika saya harus berpacu dengan sang waktu agar bisa kembali ke Kameyama, kisah perjalanan saya menaklukkan puncak tertinggi di Jawa, termasuk beberapa publikasi ilmiah saya saat mahasiswa,  problem solving ketika menghadapi permasalahan dengan komputer/sistem komputasi dan masih banyak lagi. Dengan menuliskan pengalaman tersebut, ketika saya menjumpai permasalahan serupa, saya tinggal buka blog saya sendiri, dan menemukan solusi dari permasalahan tersebut.

Thursday, August 28, 2014

Memakai Matlab atau GNU Octave?

Ada banyak halaman yang membahas perbedaan antara Matlab dan GNU/Octave. Perbedaan secara teknis bisa dilihat di halaman Wikibooks: MATLAB Programming/Differences between Octave and MATLAB, perbedaan dari sisi desain (compiler, core, dll) bisa dilihat di FAQ octave, dan perbedaan secara sintaks bisa dilihat disini. Lalu, mana yang dipilih, Matlab atau Octave?

Matlab (kiri) dan GNU Octave (kanan) dalam satu workspace